Jakarta –

Ferrari sudah menggembar-gemborkan mobil bertenaga listrik anyar dan rencana awalnya akan siap dikirimkan ke konsumen pada paruh pertama tahun 2020. Memasuki Agustus, rencana Ferrari untuk meluncurkan Ferrari SF90 Stradale tampaknya telah gagal. dan harus ditunda.

Diterbitkan oleh Automotive News, penundaan ini disebabkan oleh pandemi virus Corona. Produksi mobil Ferrari diketahui sempat terhenti sebelum akhirnya mulai aktif kembali pada awal Mei 2020. Selain itu, pemasok komponen mobil juga rupanya tutup lebih lama sehingga tidak memungkinkan bagi Ferrari untuk memenuhi janji awalnya.

Pasar pertama yang menerima pesanan untuk SF90 Stradale adalah Eropa. Setelah penundaan ini, pengiriman pertama akan dimulai pada awal kuartal keempat tahun 2020.

"Kami yakin pengiriman ke klien kami akan dimulai pada awal kuartal keempat, tapi peningkatan produksi pasti akan tertunda," kata CEO Ferrari Louis Camilleri.

Sementara itu, pelanggan dari pasar AS harus menunggu dua bulan lagi sebelum mobilnya mulai dikirim ke negeri Paman Sam.

Camilleri menambahkan, mesin hybrid Ferrari yang pertama kali ini bukan mesin sembarangan. Mesin ini cukup kompleks dimana pasokan komponen penting belum bisa menyediakan makanan, semuanya akan terhambat.

Ferrari SF90 menjadi produk andalan Ferrari yang paling ditunggu tahun ini. Mobil ini digadang-gadang menjadi lini produk Ferrari dengan performa terluas dari model lain saat ini.

Sportcar hybrid ini didukung oleh mesin hybrid plug-in bermesin V8 dimana jarak tempuh hybrid hanya 25 km. SF90 Stradale menawarkan tenaga 1000 tenaga kuda dan dikabarkan mampu mencapai kecepatan 100 kpj hanya dalam 1,8 detik.

Catatan waktu yang paling mengejutkan adalah saat mobil melaju dari 0 hingga 200 kpj hanya dalam waktu 6,7 detik. Kemampuan tersebut mengungguli Ferrari 488 GTB yang membutuhkan 8,3 detik untuk mencapai 200kpj, La Ferrari 7 detik. Dari merek lain, McLaren P1 membutuhkan waktu 6,9 detik.

Model ini tidak dijual terbatas seperti kebanyakan hypercar. Mobil produksi ini akan menerima pesanan berapa pun jumlah permintaannya selama Anda bersedia merogoh kocek minimal USD 1 juta atau sekitar Rp 14 miliar.

Tonton Video "Ferrari Pastikan Produksi 8 Mei Kembali Aktif"
[Gambas:Video 20detik]
(rip / rgr)