Jakarta –

Sirkuit Red Bull Ring yang menjadi tuan rumah MotoGP Austria memiliki sejarah panjang balap Grand Prix. Pembalap MotoGP mengenali trek ini sebagai trek tercepat di kalender balap.

Seri keempat MotoGP 2020 akan digelar akhir pekan ini, Minggu (16/8) pukul 19.00 WIB. Terlepas dari nasib malang Marc Marquez, MotoGP (sebagai gantinya) menunjukkan tontonan yang menarik sejauh ini.

Tidak ada dominasi di lintasan, meski Fabio Quartararo sudah dua kali menang. Munculnya Brad Binder sebagai juara di Jerez, suksesnya Valentino Rossi naik podium, dan tim-tim satelit yang sudah menunjukkan kepiawaiannya membuat balapan motor berperingkat tertinggi ini semakin menarik.

Datang ke Red Bull Ring, KTM adalah tim dengan senyum terbesar. Keberhasilan Binder menang dua pekan lalu dan performa gemilang Pol Espargaro (sebelum akhirnya tumbang) adalah bekal bagus mereka. Antusiasme KTM berlipat ganda karena MotoGP Austria yang akan disiarkan langsung oleh detikOto merupakan balapan kandang mereka.

Memiliki panjang 4.318 km sirkuit Red Bull Ring memiliki karakter yang cepat. Bahkan sirkuit tercepat di kalender balap MotoGP.

Pemenang Red Bull KTM Factory Racings Afrika Selatan Brad Binder merayakan upacara pemenang setelah Moto GP Grand Prix Ceko di sirkuit Masaryk di Brno pada 9 Agustus 2020. (Foto oleh Joe Klamar / AFP) Foto: AFP / Joe Klamar

Dikutip dari Box Repsol, berikut data dan fakta Sirkuit Red Bull Ring:

– Sirkuit ini pertama kali dibangun pada tahun 1969 dengan panjang 5,19 km. Nama aslinya adalah Österreichring, yang artinya & # 39; Sirkuit Austria & # 39 ;.

– Tahun 1996 namanya diubah menjadi A1-Ring yang merupakan nama provider telepon di tanah air dan mensponsori renovasi lintasan sehingga bisa menjadi tuan rumah balapan MotoGP dan F1.

– Perusahaan minuman energi Red Bull membeli sirkuit ini pada tahun 2010, kemudian melakukan perubahan besar pada keselamatan. Sirkuit tersebut kemudian dipercaya kembali menjadi tuan rumah F1 dan MotoGP.

– Red Bull Ring berada 677 meter di atas permukaan laut, menjadikannya sirkuit darat tertinggi (pesaing terdekatnya adalah Aragon yang berada 381 meter di atas permukaan laut).

– Perbedaan ketinggian antara titik terendah dan titik tertinggi pada jalur ini adalah 65 meter.

– Red Bull Ring adalah sirkuit dengan tikungan paling sedikit di kalender MotoGP. Hanya ada 10 tikungan yang terekam di trek ini.

– Red Bull Ring merupakan sirkuit dengan kecepatan rata-rata tertinggi di MotoGP yaitu 183,2 km / jam. Buriram dan Phillip Island berada di posisi kedua dan ketiga, masing-masing memiliki kecepatan rata-rata 177.9km / jam dan 176.5km / jam.

– Uniknya, top speed di sirkuit ini justru salah satu yang paling rendah, yakni 316,7 km. Ini karena Red Bull Ring memiliki lintasan lurus pendek. Red Bull Ring hanya kalah dari Assen, Misano, dan Jerez untuk urusan trek lurus terpendek

– Red Bull Ring memanjakan jurnalis yang meliput MotoGP. Mereka adalah satu-satunya sirkuit yang menyediakan sarapan, makan siang, dan makan malam bagi pekerja media.

– Sirkuit ini juga buka sepanjang tahun. Di musim dingin, sirkuit ini mencakup berbagai acara olahraga seperti balapan ski, skating, dan balapan mobil salju.

– Selain trek balap utama yang digunakan untuk MotoGP dan F1, Red Bull Ring juga memiliki trek lain di areanya. Termasuk trek untuk tes, offroad, karting dan sekolah balap.

Tonton "Quartararo Tercepat dalam Latihan Bebas II MotoGP Ceko 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(din / din)