Jakarta – Sebelum diluncurkan, pabrikan mobil Cina Wuling telah melalui serangkaian tes sehingga mobil itu pasti aman untuk dikendarai.

Salah satu tes adalah tes hit. Misalnya Wuling Cortez, yang di China dikenal sebagai Baojun 730, telah menjalani uji coba di Tiongkok. Hasilnya cukup memuaskan karena mendapat lima bintang.

Tapi bagaimana dengan Wuling Cortez yang dijual di Indonesia? "Platformnya mirip, kan, ada beberapa penyesuaian untuk yang dijual di Indonesia. Kalau Cortez di Indonesia, ASEAN NCAP, tapi kami sudah mengujinya secara internal," kata Manajer Merek Wuling Motors Indonesia Dian Asmahani saat dihubungi oleh detikOto, Rabu (11/9). / 14/2018).

Dalam uji tabrakan yang dilakukan di China (C-NCAP), Cortez mendapat lima bintang. Diluncurkan di Indonesia pada Februari 2018, Cortez diuji pada Juni 2015 di Pusat Teknologi dan Penelitian Otomotif Cina (CATARC).

Saat mengujinya seperti yang dilaporkan di situs resmi General Motors, Wuling Cortez mencetak angka 54,4. Cortez juga mendapat skor maksimal 18 poin ketika diuji memukul dari samping.

MPV tujuh tempat duduk lebih dari 60 persen dari tubuhnya terbuat dari baja berkekuatan tinggi. Penerapan teknologi thermoforming ke pilar B dan panel pintu menambah daya perlindungan penumpang.

Fitur lain dari Baojun 730 adalah zona penyangga di kompartemen mesin yang dapat melindungi pengendara dan penumpang dari risiko tabrak depan.

Cortez dikatakan sebagai penantang untuk Innova. Innova sendiri dalam hasil uji tabrak lari mendapat hasil yang memuaskan dari lima bintang untuk perlindungan orang dewasa. Sementara perlindungan untuk anak-anak kecil mendapat peringkat bintang 4. (kering / lth)