Jakarta –

Andrea Dovizioso menyalip Fabio Quartararo menjadi pemimpin klasemen MotoGP 2020 usai balapan di San Marino. Tapi pembalap Italia itu menderita, karena Desmosedici-nya tidak pernah tampil kompetitif.

Dalam ajang MotoGP di Sirkuit Misano, Minggu (13/8) pebalap Ducati itu hanya finis di posisi ketujuh. Dia memiliki selisih 10,358 detik dari Franco Morbidelli saat mengoper bendera kotak-kotak di tempat pertama. Masalah kecepatan itulah yang membuat pebalap kelahiran 23 Maret 1986 ini merasa sengsara.

Ia mengaku tak pernah bertanding sejak latihan bebas, bahkan setelah menjadi pembalap tercepat kesepuluh di sesi bersama. Selain sempat dua kali naik podium, Dovizioso juga belum puas karena tampil tidak konsisten.

Masalah saya adalah kecepatan. Selama karir saya, saya telah menjadi pembalap yang sangat konsisten, jadi dalam situasi seperti ini, saya tidak akan diganggu jika kami cepat di waktu yang tepat. Tapi sekarang sudah tidak seperti itu dan Ini menggangguku, "kata Dovizioso di GPOne, Selasa (15/9).

Musim MotoGP 2020 seharusnya menjadi kesempatan bagi Dovizioso, setelah Marc Marquez mengalami cedera serius dan harus absen cukup lama. Namun sejauh ini harapan tersebut jauh dari kenyataan ..

“Ini tidak menjadi masalah karena tidak ada Marquez yang mendominasi beberapa tahun terakhir sehingga sekarang banyak pebalap yang menang. Di sisi lain, ini harus menjadi salah satu kekuatan saya karena ketika banyak pebalap menang, saya & # 39 ; m biasanya ada juga. "

“Tapi bukan ini, dan kami perlu meningkatkan, jika tidak kami akan kesulitan bersaing memperebutkan gelar juara dunia. Dengan kecepatan ini, tidak akan cukup sampai akhir musim untuk memenangkan kejuaraan,” kata Dovizioso.

Masalah lain yang dialaminya adalah ban Michellin. Dovi sendiri mengaku tidak menyangka bisa menjadi pemimpin klasemen dengan ban ini. Meski berada di posisi teratas, statistik tiap balapan menunjukkan angka yang menurut Dovizioso kurang memuaskan.

"Aneh rasanya menjadi pemimpin poin di klasemen, tapi bagi saya itu menegaskan bahwa semuanya tergantung pada ban ini. Lihat balapan saya sejauh ini, berapa kali saya benar-benar cepat dan kompetitif musim ini? Sangat sedikit . Saya yang pertama dengan keunggulan enam poin, karena saya tegaskan itu semua tergantung ban, ”lanjutnya.

Tonton video "Andrea Dovizioso memenangkan MotoGP Austria 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / din)