Jakarta –

Data penjualan mobil September 2020 menunjukkan fakta yang mengejutkan. Di tengah isu pelonggaran pajak mobil baru nol persen dan resesi yang dikatakan membayangi Indonesia, penjualan kendaraan roda empat tumbuh di tengah pandemi Corona.

Sebelumnya diberitakan, pada September penjualan mobil di pasar domestik memecahkan rekor dengan wholesales (distribusi pabrik ke dealer) hampir 50 ribu unit. Ini merupakan angka tertinggi sejak April 2020.

“Untuk wholesales (September) angkanya naik menjadi 30,3% atau 48.554 unit. Sedangkan untuk retail (distribusi dealer ke konsumen) naik menjadi 15,2% atau 43.362 unit,” kata Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh. Kumara, kepada detikoto, Selasa (13/10/2020).

PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku agen pemegang merek Toyota di Indonesia menjelaskan faktor pendukung apa saja yang mampu mendukung penjualan otomotif di Indonesia.

“Ada 3 faktor yang mempengaruhi pasar (saat ini), pertama faktor pandemi, kedua faktor ekonomi, dan ketiga faktor kredit atau leasing. Hanya 3 hal ini yang bisa merangsang pasar (pasar otomotif yang sedang tumbuh),” ujar Direktur Pemasaran PT. PT Toyota-Astra Motor. (TAM), Anton Jimmy Suwandi kepada detikOto.

Toyota Indonesia tak tinggal diam meski pandemi telah melanda banyak sektor kehidupan. Untuk terus berupaya merangsang pasar agar tetap tumbuh di tengah pandemi, beberapa strategi telah diterapkan.

“Dari Toyota ada beberapa hal yang dilakukan, pertama produk baru, kedua digital marketing, ketiga health protocol (menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kantor atau dealer),” kata Anton.

Salah satu diler mobil Toyota yang ada di Indonesia, Auto2000 telah meresmikan diler di kawasan berbintang Jakarta, Jalan Sudirman. Dealer ini mungkin yang termewah di Indonesia. Foto: Grandyos Zafna

"Empat program penjualan – spektakuler, kesepakatan hati-hati, dan kinto (salah satu program kepemilikan mobil Toyota), lima layanan penjemputan layanan mobile retention-aftersales-mobile," tambah Anton.

Anton juga memastikan terus memperkenalkan produk baru merupakan langkah strategis dan ini dibuktikan dengan pesanan yang melebihi target.

Lumayan bagus kalau melihat orderan misalnya seperti Toyota Corolla Cross, Hilux, Yaris dan Innova TRD semuanya rata-rata SPK diatas target. Untuk Toyota Innova TRD malah habis sebelum target. waktu, "kata anton.

Kenaikan penjualan mobil pada September 2020 diprediksi oleh Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara.

“Indikasinya sepertinya masih ada tren naik, semoga. Tapi itu hanya indikasi,” kata Kukuh saat berbincang dengan detikcom pekan lalu.

Indikasinya bukannya tidak berdasar. Sebab, kata Kukuh, tidak sedikit orang yang membutuhkan mobil agar lebih aman dari pandemi COVID-19.

“Nah kalau memang dibutuhkan ini kondisi pandemi. Yang punya dana, daripada harus naik angkot dengan pembatasan, dan demi kenyamanan dan keselamatannya memilih membeli kendaraan jika ada kesempatan,” jelasnya. Kukuh.

Tonton Video "Alasan Toyota Recall Mobil Innova dan Fortuner"
[Gambas:Video 20detik]
(lth / din)