Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memungkinkan pemberian uang muka 0 persen untuk kendaraan bermotor, pada akhir Januari 2019. Aturan-aturan ini akan memudahkan konsumen yang ingin membeli sepeda motor atau mobil secara kredit.

Jadi apa tanggapan pabrikan mobil premium seperti Mercedes-Benz terkait kebijakan tersebut?

Dijelaskan oleh Wakil Direktur Distributor Mercedes-Benz Operasi Penjualan & Manajemen Produk Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto, kebijakan DP 0 persen tidak akan berpengaruh besar pada penjualan mobil premium. Terlepas dari kenyataan, masih banyak konsumen Mercedes-Benz yang secara kredit.

"Konsumen Mercedes sejauh ini masih memiliki banyak kredit. Terkait, DP adalah 0 persen, bahwa sebenarnya banyak derivatif. Misalnya, hanya untuk pembiayaan kami, NPL di bawah 1 persen. Juga konsumen memiliki kriteria mereka sendiri. Tetapi jika kita melihat, segmen Mercedes-Benz belum melihat lonjakan drastis karena DP adalah 0 persen. Karena berdasarkan DP mereka biasanya siap, "kata Kariyanto, di Senayan, Jakarta, Kamis (02/2) 07/2019).

Dibandingkan dengan DP 0 persen, menurut Kariyanto, bunga rendah lebih & # 39; seksi & # 39; di mata calon konsumen Mercy. "Sejauh ini kami telah mengamati suku bunga yang lebih rendah untuk segmen premium ini," lanjut Kariyanto.

"Kebijakan bunga rendah ini tergantung, terkadang ada juga bunga 0% dalam cicilan setahun hingga dua tahun. Tapi ini tidak bisa diukur bisa mendongkrak penjualan juga. Tapi melihat trennya, bunga rendah ini lebih menarik daripada DP 0 persen, "pungkas Kariyanto. (lua / ddn)