Presiden mengklaim akan membantu mengatur perizinan untuk produksi motor listrik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meluncurkan produksi massal sepeda motor listrik Gesits (Garasindo Electric Scooter ITS) tahun depan. Gesits adalah karya anak-anak bangsa sebagai hasil kolaborasi antara Garansindo dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).

Setelah pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini, Kanselir ITS Joni Hermana menyampaikan dukungan Presiden kepada karya anak-anak bangsa untuk segera dipasarkan.

"Intinya Presiden sangat mendukung, ingin Januari ini untuk meluncurkan ini sebagai produk yang siap dijual," kata Joni setelah mempersiapkan produksi massal sepeda motor listrik Gesits di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/11) 7).

Motor listrik ini adalah hasil penelitian dari ITS sejak awal 2007 dan pada tahun 2017 peneliti berhasil membuat prototipe sepeda motor listrik dengan uji coba lengkap termasuk perjalanan ke Bali.

Motor listrik ini dapat menempuh hingga 70 km / jam dengan waktu pengisian hingga tiga jam. Sedangkan proses pertukaran baterai dapat dilakukan di SPBU Pertamina, serta proses pertukaran tabung LPG.

Sementara itu, Komisaris PT Garansindo Zaki Nahdi Saleh menambahkan bahwa baterai sepeda motor listrik akan disediakan oleh Pertamina. Saat ini, pabrikan telah menyiapkan baterai sepeda motor listrik di 10 pompa bensin di Jakarta. Rencananya, SPBU Pertamina juga akan menyediakan baterai sepeda motor listrik di kota-kota lain seperti Surabaya dan Bali.

"Mungkin 10 SPBU di Jakarta. Setelah Jakarta, Surabaya, Bali. Berangsur-angsur. Karena itu Pertamina, Wika dan BUMN sama-sama. Ini adalah produk bersama nasional," katanya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pemerintah akan membantu mengatur perizinan untuk produksi sepeda motor listrik sehingga mereka dapat segera dipasarkan dan dinikmati oleh masyarakat.

"Pemerintah mendukung dalam arti urusan tes sehingga izinnya cepat," tambah Jokowi.