Jakarta –

Pemerintah mendukung keberlangsungan kendaraan bertenaga listrik. Berbagai program dukungan pemerintah telah dikeluarkan untuk mendorong masyarakat beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Baru-baru ini, Bank Indonesia (BI) mengeluarkan kebijakan baru terkait kredit sepeda motor dan mobil listrik. Mulai hari ini, Kamis (1/10/2020), membeli mobil atau motor listrik secara kredit bisa dilakukan tanpa menyetorkan uang muka atau uang muka 0%.

Kebijakan penyesuaian pagu minimum uang muka kendaraan bermotor berwawasan lingkungan dilakukan dengan tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah risiko kredit atau pembiayaan yang terjaga, mendorong fungsi intermediasi perbankan yang seimbang dan berkualitas, serta sebagai upaya mendukung terciptanya lingkungan yang berwawasan lingkungan. ekonomi (ekonomi hijau), ”tulis Onny Widjanarko, Direktur Eksekutif / Kepala Departemen Komunikasi BI dalam keterangannya.

Dikutip dari CNBC Indonesia, penyempurnaan ketentuan mengenai uang muka tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Agustus 2020.

Saat itu diputuskan untuk menurunkan batas uang muka minimum dari 5% -10% menjadi 0% dalam ketentuan KKB / PKB (Kredit / Pembiayaan Kendaraan Bermotor), untuk pembelian kendaraan bermotor berwawasan lingkungan, dengan tetap memperhatikan dengan prinsip kehati-hatian. .

Dukungan pemerintah tidak hanya soal uang muka 0% untuk mobil listrik. Pemerintah pusat dan daerah telah mengeluarkan kebijakan insentif fiskal dan nonfiskal untuk kendaraan ramah lingkungan.

Dari pemerintah pusat, misalnya, muncul skema baru terkait Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM). Dalam aturan yang akan berlaku tahun depan, PPnBM akan dikecualikan dari mobil listrik.

Dari pemerintah daerah, seperti di DKI Jakarta, kendaraan listrik juga diberikan insentif fiskal dan non fiskal. Untuk insentif fiskal, misalnya kendaraan listrik dibebaskan dari pengalihan nama kendaraan bermotor (BBN-KB).

Sementara untuk insentif nonfiskal, Pemprov DKI Jakarta saat ini membebaskan mobil listrik dari pembatasan kendaraan pribadi dengan sistem ganjil genap. Artinya, mobil listrik tetap dapat melintasi area ganjil genap pada hari apa pun tanpa perlu menyesuaikan tanggal ganjil atau genap.

Tonton Video "Mobil Listrik Termurah! Fitur-fiturnya Sangat Memuaskan"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)