Diharapkan melalui sirkuit ini, atlet otomotif muda akan lahir.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM – Departemen Pemuda dan Olahraga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, memasang pagar di wilayah Sirkuit Selagalas untuk meningkatkan keamanan serta sebagai bentuk pengawasan masyarakat yang akan menggunakan sirkuit motor.

"Sejauh ini, orang-orang telah menggunakan sirkuit secara bebas tanpa keamanan dan pengawasan. Sangat disayangkan bagi anak-anak untuk berlatih tetapi tidak mengikuti standar keselamatan," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Mataram Mansurdi Mataram, Rabu (12/2).

Jika proses penembakan dan pemagaran pintu masuk dengan anggaran sekitar Rp 200 juta selesai, maka bisa dilakukan pengawasan optimal dengan menyiagakan petugas.

Dengan demikian, setiap komunitas yang akan masuk untuk menggunakan Sirkuit Selagalas harus menggunakan berbagai peralatan keselamatan standar dan yang dipraktikkan. Jika tidak, petugas tidak akan memberikan izin. "Penggunaan standar keselamatan saat pelatihan juga untuk kepentingan mereka, sehingga dapat menghindari hal-hal yang mengancam keselamatan mereka," katanya.

Ia berharap orang-orang yang akan menggunakan Sirkuit Selagalas, dapat masuk ke komunitas atau klub yang ada untuk memfasilitasi pembuatan jadwal. Mengenai rencana peningkatan panjang jalur pengembangan Sirkuit Selagalas menjadi sirkuit motor berstandar nasional yang telah dibahas beberapa tahun lalu, Mansur mengatakan, program tersebut diusulkan oleh IMI dan Dinas Perhubungan NTB.

Informasinya adalah bahwa pada saat itu anggaran akan diberikan tetapi ditunda karena tanah untuk lintasan tambahan adalah milik Pemerintah Provinsi NTB dan sampai saat ini tidak ada kepastian mengenai izin untuk melepaskan aset tersebut. .

Sekitar 2017, bantuan anggaran sebesar Rp 17 miliar diusulkan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga, yang akan digunakan untuk memperpanjang jalur sirkuit hingga 1.200 meter dengan lebar sekitar 8 meter hingga 12 meter, sedangkan yang ada saat ini hanya 700 meter.

Selain itu, juga akan digunakan untuk membangun tegakan, sehingga kondisi sirkuit motor di wilayah Kabupaten Cakranegara lebih representatif dan sesuai dengan standar nasional. Dengan harapan. Keberadaan sirkuit dapat menumbuhkan benih atlet olahraga otomotif, dan diyakini mampu mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar karena kegiatan nasional dapat dilakukan di Selagalas.