Jakarta –

Dalam tiga tahun terakhir, Andrea Dovizioso dan tim pabrikan Ducati selalu membayangi Marc Marquez. Bahkan, pada MotoGP 2017, 2018, dan 2019, Dovizioso menjadi runner-up MotoGP di bawah Marquez.

Namun di awal musim 2020, Dovizioso bersama motor Ducati mengalami penurunan. Dovizioso memang sempat naik podium pada MotoGP Spanyol 2020 di Jerez, namun kemudian di MotoGP Andalusia ia finis di posisi enam dan di MotoGP Ceko hanya mampu finis di urutan ke-11.

Bahkan, Johann Zarco dari tim satelit yang menggunakan motor Ducati spek 2019 berhasil naik podium. Namun, Dovizioso hanya mampu finis 16 detik di belakang Brad Binder yang menjadi juara MotoGP Ceko.

Dovizioso percaya bahwa ban belakang Michelin yang baru membutuhkan set-up sepeda yang benar-benar baru. Dia menilai motor Ducati Desmosedici tahun ini tidak sama dengan motor yang digunakannya saat menjadi runner-up MotoGP selama tiga tahun terakhir.

"(Ducati Desmosedici) GP19 dan GP20 sangat mirip. Terlalu gampang kalau itu saja," kata Dovizioso seperti dikutip Crash.

Andrea Dovizioso. (Foto oleh Mirco Lazzari gp / Getty Images) Foto: Getty Images / Mirco Lazzari gp

"Ban belakang (baru) mendorong bagian depan. Dan bukan hanya mendorong, ini bekerja dengan cara yang berbeda. Saya pikir gaya (berkendara) yang berbeda bisa memperbaiki situasi saya, tapi tidak seperti itu. . Saya butuh lebih banyak bantuan dari penyiapan. "

"Saya pikir batasan kami adalah kami mengikuti apa yang kami lakukan dalam tiga tahun terakhir karena berhasil (saat Dovizioso berhasil membayangi Marquez), dan itu tidak berhasil (saat ini)," katanya.

Dovizioso mengeluhkan pengereman motor Ducati. Padahal sebelumnya, Dovizioso merupakan salah satu pebalap terkuat dalam hal pengereman.

“Kalau cek data saya, depan (motor saya) selalu terkunci (saat pengereman),” ucapnya.

Saya selalu menjadi yang terbaik dalam pengereman tetapi ketika saya membandingkan dengan Pecco (Francesco Bagnaia dari tim Pramac Ducati) di Jerez dan hari ini di dua lap saya benar-benar memperhatikan Zarco, saya kehilangan banyak pengereman. Ini tidak bisa diterima.

"Saya harap kami bisa memahami sesuatu karena saat ini kami lambat keluar (tikungan) di mana di masa lalu kami lebih baik, dan (saat ini) saya tidak pandai mengerem. Jadi dengan situasi saya, saya jauh."

Dovizioso melanjutkan, jika terjadi sesuatu pada motornya, timnya akan melakukan perbaikan dan berhasil. Tetapi pada saat timnya mencoba untuk meningkatkan dengan cara yang sama, itu tidak berhasil.

****

Saksikan live streaming MotoGP Austria di detikOto, Minggu (16/8) pukul 19.00 WIB. Siaran yang sama bisa disaksikan langsung di Trans7

Tonton video "Quartararo memenangkan MotoGP Spanyol, diikuti oleh Vinales dan Dovizioso"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)