Ketika perusahaan Porsche mendekati abad 21, mereka menyadari mereka kehilangan apa yang menjadi sektor pasar yang cukup besar, yaitu pasar crossover berukuran sedang. Sampai saat ini sektor ini telah didominasi oleh merek seperti Land Rover dan Jeep. Namun, sejak diperkenalkannya Mercedes ML pada tahun 1997 dan BMW X5 pada tahun 1999 menjadi jelas bagi Porsche bahwa mereka kehilangan sesuatu.

Oleh karena itu Porsche mendesain dan memperkenalkan penafsirannya sendiri terhadap tipe tersebut pada tahun 2002. Porsche mampu memanggil model serupa lainnya di dalam stabilnya termasuk Audi Q7 dan Volkswagen Touareg untuk inspirasi dan tahu bagaimana, untuk memungkinkannya mengembangkan saingan untuk BMW dan penawaran Mercedes. Juga, dengan munculnya Porsche Cayenne seperti yang dikenal, Porsche menawarkan sesuatu yang belum tersedia di Porsche sejak penghentian Porsche 928 pada tahun 1995, yaitu mesin V8.

Model dasar Porsche Cayenne meskipun didukung oleh mesin yang diturunkan VR6, yang merupakan unit yang sama yang menggerakkan VW Touareg yang disebutkan di atas serta Volkswagen Golf R32. Ini menghasilkan sekitar 250 tenaga kuda yang cukup baik untuk mendapatkan Porsche Cayenne yang lumayan besar dan berat dari posisi diam hingga 100 kph (62 mph) dalam waktu sekitar 7,5 detik.

Namun, karena Porsche belum tentu dikenal karena mobilnya yang lambat, ada pilihan lain yang tersedia. Langkah selanjutnya adalah Porsche Cayenne S. Versi ini memiliki mesin V8 yang mengantarkan 340 tenaga kuda. Ini mengurangi waktu sprint dari 7,5 detik di atas menjadi 6,4 detik lebih terhormat dengan kecepatan tertinggi 155 mph.

Setelah itu ada Porsche Cayenne GTS yang memiliki mesin V8 4.8 liter yang menghasilkan 405 tenaga kuda. Waktu sprint akibatnya turun lagi menjadi sekarang di bawah 6 detik pada 5,7 detik.

Ada juga tersedia, dalam tradisi Porsche sejati Cayenne Turbo dan Cayenne Turbo S. Yang pertama dari Cayenne turbo memiliki 450 tenaga kuda dan waktu sprint turun lagi menjadi 5,3 detik. Mercedes sekarang memperhatikan dan membalas dengan versi Mercedes Benz AMG63 dari ML. Porsche belum selesai meskipun dan ditindaklanjuti pada tahun 2006 dengan Porsche Cayenne Turbo S. Turbo S adalah rumah bagi monster 4,5 liter twin turbo V8 yang menghasilkan 520 hp. Ini cukup baik untuk waktu 0-100 kph dari 5,0 detik dan kecepatan tertinggi 171 mil per jam.

Meski Porsche belum selesai mengubah kinerja Cayenne dan di Beijing Motorshow pada 2008, mereka mengungkapkan versi baru Turbo dan Turbo S. Yang pertama telah menerima 50 hp lainnya dan juga memiliki waktu 0-100 kph dari 4.9 detik. Cayenne Turbo S yang baru sekarang memiliki 550 hp dan turun 0,2 detik lagi dari waktu sprint menjadi 4,7 detik.

Dengan diperkenalkannya Porsche Cayenne generasi kedua pada tahun 2010 jelas bahwa Porsche belum selesai dengan platform ini dan ada lebih banyak hal-hal besar yang akan datang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here