Surabaya – Mendengar nama supercar seperti Ferrari, selain mesin besar dan suara knalpot gahar, ingatan kita harus tertuju pada desain kursi bucket dua kursi, ruang kepala sempit, dan karakter suspensi kaku. Maklum, sebagian besar supercar Ferrari dibuat lebih sporty untuk mengutamakan kecepatan dan dinamika berkendara.

Tapi pandangan itu akan berubah ketika kita sudah merasa duduk di Ferrari GTC4Lusso T, mobil Ferrari yang dapat mengangkut empat penumpang. Sebab, mobil yang memiliki basis mesin identik dengan Portofino memang dirancang untuk kenyamanan penumpang.

Ini telah terbukti dengan sendirinya ketika berpartisipasi dalam kegiatan tur menggunakan GTC4 Lusso T, dalam acara Trans Java Tour FOCI 2019. Kegiatan ini diadakan oleh Ferrari Owners Club Indonesia dan Ferrari Jakarta, selama dua hari (1-2 / 3/2019).

Saat menempuh rute sejauh 655 km di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa, dari Jakarta ke Surabaya, detikOto menjadi salah satu penumpang di GTC4Lusso T. Bagaimana rasanya? Bisa dibilang ini adalah Ferrari paling nyaman digunakan untuk perjalanan jarak jauh.

Konfigurasi kursi di GTC4Lusso T memang dirancang untuk 4 kursi, tidak seperti 2 + 2 kursi yang kursinya di baris kedua biasanya sangat kecil dan sempit untuk ditempati orang dewasa.

Foto: Lutfi Anshori

Kursi penumpang GTC4Lusso T cukup nyaman. Kursi terasa lembut dan telah dilapisi dengan bahan kulit. Ruang kakinya dan ruang kepalanya cukup lega. Plus, ada sandaran tangan, blower ganda, dan 2 soket pengisi daya USB.

Fitur lain yang membuat penumpang nyaman di GTC4Lusso T adalah sunroof panoramik lebar yang memanjang dari kursi depan hingga kursi belakang. Gelas & # 39; & # 39; di atap mobil ini membuat kesan supercar Italia ini menjadi selebar MPV.

Berbicara tentang sektor redaman, GTC4Lusso T memiliki pengaturan suspensi yang sedikit lebih lembut daripada saudaranya, Portofino. Ketika melewati Jalan Tol Trans Jawa yang memiliki karakteristik bergelombang di beberapa ruas, mobil ini cukup bergetar. Namun, GTC4Lusso T telah dilengkapi dengan pengaturan suspensi yang dapat dikontrol melalui tombol di setir.

Berbicara tentang mesin, GTC4Lusso disuntikkan & # 39; dengan landasan pacu 3.855 cc V8 dengan penggerak roda belakang. Mesin ini dilengkapi dengan transmisi kopling ganda tujuh kecepatan, yang dapat diatur secara otomatis atau manual.

Mesin Ferrari GTC4Lusso T dapat menghasilkan tenaga mencapai 610 hp pada 7.500 rpm dan torsi puncak 769 Nm di kisaran 3.000 rpm dan 5.250 rpm. Bagaimana kinerjanya? Tentu saja sangat andal di jalan raya Trans Jawa Highway. Apalagi mobil ini memiliki beberapa mode pengendaraan seperti es, kenyamanan, sport, wet, dan ESC off untuk keperluan drift.

Foto: Lutfi Anshori

Berbicara tentang akomodasi, GTC4Lusso T dilengkapi dengan kompartemen kapasitas 450 liter. Ukurannya tentu bagus untuk supercar bagasi. Buktinya, bagasi GTC4Lusso T yang kami tumpangi bisa memuat sebanyak lima tas dengan berbagai ukuran. Supercar yang cocok untuk mudik! (lua / rgr)