Ferrari saat ini sedang fokus mengembangkan supercar hybrid.

REPUBLIKA.CO.ID, MARANELLO – Saat ini Ferrari sedang gencar mengembangkan produk hybrid. Hal itu dibuktikan dengan sejumlah langkah Ferarri dalam menyiapkan produk hybrid.

Dilansir dari Car Advice, Senin (17/8), saat ini Ferrari tengah menjajal salah satu produk hybrid terbarunya. Tes dilakukan di sirkuit Ferrari.

Produk yang diujikan adalah mobil hybrid berbasiskan Ferrari 488. Diperkirakan motor listrik pada produk ini dikawinkan dengan mesin V6 turbocharged.

Tes ini sendiri berhasil diungkap dan diunggah melalui channel YouTube bernama Varryx. Dalam video berdurasi sekitar 8 menit tersebut, mobil uji coba tersebut melakukan pengujian di lintasan selama beberapa lap.

Kemungkinan besar, mobil tersebut akan hadir dengan sejumlah detail desain yang berbeda. Hal itu ditunjukkan dengan penggunaan stiker kamuflase di seluruh bodi yang menandakan beberapa detail masih tersembunyi.

Soal elektrifikasi, saat ini Ferrari masih lebih tertarik mengembangkan mobil hybrid ketimbang mobil full listrik. Chief Marketing and Commercial Officer Ferrari, Enrico Galliera mengatakan, saat ini Ferrari masih mempertimbangkan formula yang tepat untuk nantinya memasuki pasar kendaraan listrik (EV).

"Kami memperkirakan teknologi baterai baru bisa menampung supercar dalam lima tahun ke depan," kata Enrico.

Ini tentu pernyataan yang berani. Mengingat, sejumlah merek supercar terlihat mulai menggarap pasar EV dalam waktu dekat. Namun, dia yakin, hal tersebut tidak akan terlalu berpengaruh pada pasar Ferrari karena Ferrari sudah memiliki segmen pasarnya sendiri.

Tahun lalu, CEO Ferrari Louis Camilleri menegaskan pernyataan itu. “Diperkirakan kami akan mulai meluncurkan EV baru setelah tahun 2025. Saat ini teknologi baterai masih sangat terbatas, seperti masalah kecepatan pengisian ulang,” kata Louis.

Karena itu, saat ini merek Italia lebih fokus mengembangkan supercar hybrid. Bahkan, Ferrari juga memiliki target pangsa pasar yang cukup besar.

Pasalnya, pada 2022, Ferrari menargetkan bisa mendapatkan 60 persen pangsa penjualan hybrid dari total penjualannya. Awal tahun lalu, teknologi hybrid Ferrari dibuktikan dengan peluncuran SG90 Stradale. Mobil hybrid plug-in ini sendiri dibekali mesin V8 twin-turbo 3.9 liter dan tiga motor listrik berkapasitas 735 kW.