Magnetti Marelli telah merencanakan untuk menghentikan produksi suku cadang

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA – Fiat Chrysler mengumumkan pada hari Senin (22/10) bahwa rencana kerjasama adalah untuk menjual unit suku cadang mobil Italia Magneti Marelli ke Jepang Calsonic Kansei (CK). kesepakatan itu bernilai 6,2 miliar euro dan mampu mengangkat Magneti Marelli kembali dari kerugiannya

Penjualan gabungan keduanya akan meningkatkan penjualan dan menempati peringkat ke-10 dalam pemasok suku cadang otomotif dunia dengan penjualan tahunan sebesar 15,2 miliar euro (17,6 miliar dolar AS). Direncanakan perjanjian akan berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya dengan Fiat Chrysler.

Kesepakatan ini akan menggarisbawahi bahwa kedua perusahaan terus bersama. "Kedua perusahaan akan mempertahankan Magnetti Marelli di Italia dan industri atau pabrik dan karyawan mereka," kata pernyataan bersama dari situs Economic Times, Selasa (23/10).

Rencana kerjasama dapat segera direalisasikan pada paruh pertama tahun 2019. Padahal sebelumnya Fiat Chrysler mengatakan awal tahun ini bahwa pihaknya berencana untuk memberhentikan unit onderdil mobilnya.

Mike Manley, kepala baru Fiat Chrysler, mengatakan kesepakatan itu akan meningkatkan pertumbuhan di Magneti Marelli yang akan tetap menjadi salah satu mitra bisnis CK. Serikat pekerja menyambut baik kesepakatan tersebut.

"Ini adalah peluang besar untuk pertumbuhan. Jaminan untuk semua pekerjaan saat ini di negara kita adalah penting," kata Marco Bentivogli dari Fim-Cisl.

Magneti Marelli, didirikan pada 1919, mempekerjakan sekitar 43 ribu orang dan beroperasi di 21 negara. Penjualan tahun lalu mencapai 8,2 miliar euro.