Jakarta –

Dunia sedang memerangi pandemi virus korona. Industri otomotif bergabung dalam pertempuran untuk senjata melawan virus yang disebut COVID-19. Pabrikan mobil di dunia sibuk memproduksi perangkat medis.

Automotive News melaporkan, baru-baru ini Grup Volkswagen mengeksplorasi produksi ventilator menggunakan teknologi cetak 3D. VW mengatakan telah mengumpulkan satuan tugas untuk melihat bagaimana pabrikan dapat menggunakan pencetakan 3D untuk membantu pembuatan ventilator rumah sakit dan peralatan lain yang menyelamatkan jiwa.

"Peralatan medis adalah bidang baru bagi kami. Tetapi segera setelah kami memahami persyaratannya, dan menerima cetak biru, kami bisa mulai," kata VW.

Merek mobil mewah di bawah VW Group, Bentley, juga menawarkan dukungan. Demikian juga Porsche, merek mobil sport di bawah VW Group.

"Kami mengumpulkan ide tentang apa yang bisa kami lakukan dalam hal bantuan kemanusiaan," kata CEO Porsche, Oliver Blume.

BMW tidak ingin ketinggalan. Pabrikan Jerman siap membantu. "Komponen produksi menggunakan teknologi cetak 3D adalah suatu kemungkinan," katanya.

Sebelumnya, produsen mobil seperti Ford, General Motors, Ferrari, dan Nissan diminta membantu memproduksi ventilator dan peralatan medis lainnya.

Di Inggris, sebuah konsorsium teknik yang mencakup McLaren dan Nissan telah mengembangkan prototipe ventilator darurat, yang dapat disetujui untuk digunakan di rumah sakit pada akhir minggu depan.

Sementara di Italia, Ferrari dan Fiat Chrysler Automobiles sedang dalam pembicaraan dengan Siare Engineering, produsen ventilator terbesar di negara itu, untuk membantu meningkatkan produksi peralatan medis.

Sedangkan di Cina, pabrik mobil listrik BYD membangun salah satu pabrik topeng terbesar di dunia dengan jutaan produksi setiap hari. BYD dengan cepat membentuk tim peneliti untuk mengerjakan proyek ini. Sekitar 400 cetak biru dilakukan dalam 3 hari dan butuh 7 hari untuk cetak biru menjadi mesin yang lengkap. Dalam sebulan, BYD dapat membuat 100 lini produksi topeng. Dan setiap lini produksi dapat membuat 50 ribu masker setiap hari. Artinya, dengan 100 jalur produksi, pabrik ini dapat menghasilkan 5 juta topeng setiap hari.

Selain masker, BYD juga memproduksi 300 ribu botol desinfektan setiap hari. Tidak hanya digunakan untuk kalangan internal, masker dan desinfektan juga disumbangkan ke rumah sakit rujukan, perusahaan transportasi, bandara, termasuk pelabuhan.

Perusahaan otomotif besar di Cina, SAIC-GM-Wuling Automobile terlibat dalam memproduksi masker kesehatan untuk mencegah wabah virus korona. Usaha patungan SAIC-GM-Wuling Automobile mengatakan bahwa 14 lini produksinya di China memproduksi masker. Perusahaan menargetkan untuk memproduksi 1,7 juta masker per hari.

Lihat video "Kenali Gejala Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / lua)