TAM memiliki alasan tersendiri untuk meluncurkan New Fortuner dan Kijang Innova 2020 secara bersamaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Agen Pemegang Merek (APM) mobil Toyota dan Lexus di Indonesia, PT Toyota Astra Motor (TAM), membeberkan alasan meluncurkan dua kendaraan terbarunya, New Fortuner dan Kijang Innova 2020 secara bersamaan. hari. Menurut Direktur Pemasaran PT TAM Anton Jimmi Suwandy, pihaknya sudah memperhitungkan banyak hal sebelum akhirnya merilis dua kendaraan andalan tersebut di pasar Indonesia.

“Banyak pertimbangan mulai dari kesiapan produk, mengingat ini produksi dalam negeri,” kata Anton melalui jumpa pers online, Kamis.

Anton menjelaskan, dibutuhkan persiapan yang melibatkan banyak orang untuk menghadirkan kedua produk tersebut ke pasar Indonesia. Ia juga melihat kesiapan pasar hingga dealer. Hal itulah yang mempengaruhi peluncuran kedua kendaraan ini sedikit lebih lama dibandingkan dengan negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam.

“Persiapan produksi, kesiapan dealer, distribusi pasokan, situasi pasar, kondisi berbeda di tiap negara. Kesiapan tiap negara pada akhirnya akan berpengaruh pada peluncuran produk,” kata Anton.

“Thailand punya pertimbangan sendiri, bahkan dengan Vietnam dan Indonesia. Dan menurut kami, ini hari paling tepat dari pertimbangan yang sudah kami sebutkan,” imbuhnya.

Saat ditanya mengenai target penjualan, Anton mengatakan perseroan menargetkan penjualan Kijang Innova baru bisa mencapai 2.500 unit per bulan. Ia berharap pasar otomotif Indonesia pulih kembali.

"Saya kira kami bisa menjual 2.000-2.5000 unit per bulan dalam situasi seperti ini," ujarnya.

Optimisme tersebut juga didasari oleh perluasan segmentasi pasar Innova di Indonesia. Model ini memiliki tipe G dan V, serta varian kelas mewah yang sebelumnya hanya tersedia pada varian Venturer. Jika dibandingkan penjualan Kijang Innova tahun lalu, target 2.500 unit memang kalah. Sebelumnya, rata-rata penjualan Innova pada 2019 mencapai 4.000-5.000 unit per bulan.

Sepanjang tahun lalu, Kijang Innova membukukan total penjualan grosir sebanyak 52.981 unit atau rata-rata penjualan 4.425 unit per bulan.

Pada Januari-Agustus 2020, penjualan Toyota Kijang Innova hanya mencapai 17.621 unit akibat dampak pandemi virus corona baru (Covid-19).

sumber: Antara