Jakarta –

Pandemi virus Corona telah menggagalkan sejumlah agenda besar pameran otomotif dunia tahun ini. Tahun depan, salah satu pameran otomotif terpenting, Geneva Motor Show, siap kembali dengan format baru.

Dikutip dari Paultan, awalnya rencana menggelar Geneva Motor Show 2021 dibatalkan karena prediksi wabah COVID-19 yang berkepanjangan. Selain itu, mayoritas eksibitor juga menyatakan tidak akan berpartisipasi pada edisi 2021, lebih memilih untuk mengikuti Geneva Motor Show 2022.

Namun pada akhirnya Geneva Motor Show 2021 tetap digelar dengan format baru. Yayasan Geneva International Motor Show (GIMS), telah memutuskan untuk menjual acara tersebut ke perusahaan Palexpo SA.

Geneva Motor Show 2021 akan diadakan dalam format baru yang telah direvisi. Misalnya dari waktu pelaksanaan dipotong dari 15 hari menjadi 3 hari. Pameran ini juga hanya akan terbuka untuk media.

Pameran mobil akan diadakan di gedung Palexpo di pinggiran Jenewa. Format acara terbagi menjadi dua, fisik dan virtual yang meliputi konferensi pers selama 30 menit, baik secara langsung maupun melalui siaran online.

"Masa transisi ini memberikan kesempatan bagi kami untuk menghidupkan kembali profesi kami, mengembangkan acara kami dan menciptakan platform baru untuk menyatukan orang, baik secara langsung maupun secara virtual," membaca brosur promosi Palexpo.

Sejauh ini belum ada pabrikan otomotif yang mengonfirmasi keikutsertaannya di Geneva Motor Show 2021 dengan format baru.

Tonton video "Mulai hari ini, GIIAS 2018 terbuka untuk umum!"
[Gambas:Video 20detik]
(lua / din)