Jakarta –

Hari ini Grab kembali meluncurkan layanan Grabwheels di DKI Jakarta dengan pengawasan dari pemerintah, terutama dari Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan. Seiring dengan terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 45 Tahun 2020, Grabwheel kini memiliki aturan dan landasan hukum yang harus ditaati demi terciptanya kenyamanan dan keamanan.

Setelah dibuka kembali, Grabwheel saat ini masih terbatas keberadaannya. Lokasi ini sesuai dengan peraturan Menteri Perhubungan bahwa tempat parkir untuk moda transportasi persewaan seperti Grabwheel berada di kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan atau di dekat stasiun kereta atau terminal bus.

“Jadi untuk saat ini di 7 titik yaitu Intiland Tower, Kuningan City, Blok M Square, Blok M Mall, Thamrin10, Lotte Shopping Avenue, dan Gedung BRI 2,” ujar President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata dalam Relaunching Grabwheels di Kementerian Luar Negeri. Gedung Transportasi. , Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2020).

Di 7 titik tersebut, ada 200 unit Grabwheel yang disewakan dan akan ditambah sesuai evaluasi yang sedang berlangsung. Agar lebih aman, Grabwheels juga menempatkan petugas untuk membantu penggunaannya.

“Sekarang sudah ada sekitar 200 unit untuk masyarakat dan akan ada tambahan operasi sesuai aturan dan faktor keselamatan dan keamanan serta akan ditempatkan beberapa satgas,” jelas Ridzki.

Tak hanya itu, layanan Grabwheels juga akan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Mulai dari pemberian hand sanitizer hingga penyemprotan desinfektan secara rutin ke unit Grabwheel.

“Kemudian (disediakan) hand sanitizer, setiap kendaraan akan didisinfeksi setiap hari. Pengguna GrabWheels disarankan membawa helm sendiri, wajib menggunakannya dengan baik sesuai aturan,” pungkas Ridzki.

Tonton Video "Skuter Listrik Beroperasi Lagi di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(rip / din)