Jakarta – Sebelum menggambar mobil impian, ada baiknya untuk menguji drive terlebih dahulu. Atau jika tidak mungkin, belajar untuk mengendarainya dengan para ahli mungkin merupakan pilihan lain. Apalagi kalau mobil itu mewah dan bertenaga besar.

Jangan seperti pengusaha kaya di Jerman yang satu ini. Karena terlalu susah untuk menggunakan McLaren Senna, dia gagal melakukan test drive atau "belajar" untuk mengendalikannya. Akibatnya, mobil yang belum resmi menjadi miliknya 24 jam langsung menabrak tembok.

Dari hasil penyelidikan polisi setempat, pria berusia 43 tahun itu mencoba mobil super barunya, yang dihargai Rp. 15 milyar. Odometer masih menunjukkan tanda 50 kilometer. Namun di lintasan, pengendara kehilangan kendali sehingga McLaren Senna terpaksa menembaki tembok. Dampak tabrakan itu tampaknya menyakitkan & # 39; ketika foto-foto beredar, airbag mobil terlihat membengkak. Namun wajah McLaren Senna tidak diketahui telah hancur karena pengambilan foto yang terbatas. Tapi dari detail posting itu dikatakan bahwa mobil hanya mendapat sedikit & # 39; luka & # 39 ;. Foto: Josh Snowhorn (Instagram)

Ketika mengacu pada kekuatan mesin McLaren Senna, adalah wajar bahwa pengemudi yang tidak terbiasa dengan mesin 800 Nm twin turbo V8 akan kehilangan kontrol begitu gas terlalu dalam menginjak.

McLaren Senna sendiri adalah model edisi terbatas yang hanya diproduksi tidak lebih dari 500 unit. Mobil ini dilengkapi dengan mesin V8 twin-turbo 4.0 liter yang menghasilkan 789 horsepower (588 kilowatt) dan 590 pound-feet (800 Newton-meter). Mesin yang kuat ini menembak ke dalam kendaraan yang beratnya hanya 2.641 pound (1.198 kilogram).

Di antara spesifikasi luar biasa dari kendaraan ini adalah rem cakram karbon-keramik yang masing-masing membutuhkan tujuh bulan untuk diproduksi, dan McLaren menyesuaikan kursi pengemudi dengan pemiliknya. (ruk / ddn)