Jakarta – Dibandingkan skuter 250 cc lain seperti Yamaha XMAX yang memiliki harga Rp. 57 juta, Honda Forza memiliki label harga yang relatif mahal. Seperti diungkapkan PT Astra Honda Motor (AHM) pada acara IMOS 2018, Forza 250 dihargai sekitar Rp. 76,5 juta OTR Jakarta.

Ini sebenarnya wajar mengingat Forza 250 masih diimpor secara keseluruhan (CBU) dari Thailand. Sementara XMAX 250 bisa lebih murah daripada Forza karena sudah diproduksi secara lokal oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di pabrik Pulogadung.

Melihat saingan telah diproduksi secara lokal, apakah AHM juga tertarik untuk memproduksi Honda Forza secara mandiri? "Saya tidak dapat menjawab rinciannya. Tapi kami terus belajar (terkait dengan itu). Kami mencoba untuk memperhatikan semuanya. Intinya, pasar otomatis adalah pasar yang cukup menarik untuk dipelajari. Karena kontribusinya yang besar, 80 persen, "kata Astra General Product Management and Support Ferry Firman Motorbike
ke detikOto di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagai informasi, Honda Forza 250 mengusung desain motor khas Eropa. Mesin ini berkinerja tinggi di kelasnya, dengan konfigurasi 250 cc liquid cooled PGM FI SOHC, yang dapat menghasilkan tenaga maksimum 23,2 horsepower pada 7.500 rpm.

Kenyamanan berkendara di Forza dilengkapi dengan ban tubeless ukuran 120/70 dengan cincin 15 M / C untuk ban depan dan 140/70 dengan cincin 14 M / C untuk ban belakang.

Sementara itu, di bagian pengereman, skuter besar ini dilengkapi dengan cakram depan dan belakang yang menggunakan sistem ABS 2 Channel. Fitur unggulan lain dalam Honda Forza 250 adalah Honda Selectable Torque Control (HSTC).

Menurut Honda, Forza telah dipesan oleh sekitar 900 konsumen. Dan proses distribusi akan dimulai November ini. (lua / kering)