Stok kendaraan Hino tetap aman untuk memenuhi permintaan dari konsumen.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2020 adalah 2,9 persen. Jauh turun jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2019 yang masih di atas 5 persen. Pandemi COVID-19 juga mempengaruhi pasar kendaraan komersial di Indonesia.

PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI), mulai Jumat (8/5), telah menangguhkan aktivitas produksi. Periode penghentian produksi adalah dari 8 Mei 2020 hingga 5 Juni 2020.

Presiden Direktur HMMI, Masahiro Aso mengatakan "dia ingin melalui kondisi sulit saat ini bersama dengan semua pemangku kepentingan. Kami akan terus mendukung program pemerintah dan berkontribusi untuk mempercepat pemulihan kondisi ekonomi nasional," katanya.

Meskipun demikian, stok kendaraan Hino tetap aman untuk memenuhi permintaan dari konsumen. Karena produksi telah disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan sesuai dengan prioritas jenis produk yang banyak diminati oleh konsumen. Selain itu, dealer Hino terus beroperasi baik dalam penjualan, bengkel perawatan, dan suku cadang. Untuk memberikan kenyamanan bagi konsumen dan karyawan, semua kegiatan operasional diawasi dengan ketat dan mematuhi peraturan pemerintah mengenai implementasi jarak fisik.

Selain menyederhanakan roda bisnis konsumen setianya, Hino juga terus menyediakan program layanan purna jual yang lebih ekonomis selama pandemi Covid-19. Program-program ini termasuk kelipatan 10K berkala, diskon tambahan hingga 37 persen untuk baterai HMSI Original Part (HOP), pengecekan gratis, filter oli gratis, layanan penggantian oli gratis.

Layanan rumah gratis. Ada juga program layanan penghematan mobil yang terawat baik, untuk perbaikan dan pengangkutan diskon hingga 45 persen, untuk suku cadang dan diskon 20 persen untuk layanan servis. Selain promo layanan reguler, Hino juga memberikan diskon promo untuk Strainer Kit hingga hanya 900.000 ribu. Saringan ini berfungsi untuk memperpanjang filter kendaraan dengan menggunakan bahan bakar B30.