73 wartawan memilih 30 sepeda motor yang dirilis dari September 2017 hingga Agustus 2018

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Honda PCX Hybrid Sabet Gelar Forwot (Forum Jurnal Otomotif Indonesia) Motor of the Year 2018, setelah mengalahkan empat finalis lainnya seperti Honda PCX, Kawasaki W175, Suzuki Nex II, dan Yamaha Lexi.

"Sebelumnya itu juga kaget karena Honda punya dua nominasi, terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Honda ingin terus menghadirkan inovasi terbaru," kata Manajer Humas PT Astra Honda Motor, Rina Listiani di Jakarta, Senin (29/10).

Acara ini merupakan bentuk apresiasi bagi para pemain industri otomotif roda dua di negeri ini yang telah bekerja keras untuk menciptakan produk terbaik bagi masyarakat. Proses seleksi dilakukan dalam dua tahap.

Pada tahap pertama seleksi dilakukan pada 30 sepeda motor yang dirilis oleh Agen Pemegang Merek (APM) selama periode September 2017 hingga Agustus 2018. Pemilihan dilakukan oleh 73 wartawan yang bergabung dengan Forwot dengan pengetahuan dan pengalaman mereka.

"Ada beberapa catatan menarik dalam daftar finalis tahun ini. Pertama, sepeda motor didominasi oleh segmen matic, yang memang pasar terbesar di negara ini. Tapi masuknya motor bergaya retro juga menunjukkan tren yang berkembang," kata Raju Febrian, Ketua 2018 Forwot Motor of the Year Jury. .

Selanjutnya, pada tahap kedua, juri terpilih akan memilih salah satu dari lima finalis untuk dinobatkan sebagai motor terbaik di FMY 2018. Dalam proses penjurian, masing-masing juri akan diberikan total 25 poin yang akan didistribusikan ke finalis.

Penilaian dalam acara penghargaan ini meliputi Desain, Kenyamanan, Keselamatan, Nilai Ekonomi, Penanganan, Kinerja, Fungsionalitas, Keramahtamahan Lingkungan, Pengalaman Berkendara, dan Harga. Finalis dengan nilai tertinggi berhak atas 2018 Forwot Motorcycle of the Year title.