Jakarta –

Operator bus berharap bahwa Idul Adha akan menjadi berkat tersendiri dengan bertambahnya penumpang yang pulang, meskipun pandemi belum berakhir. Diperkirakan akan ada ratusan penumpang yang menggunakan layanan bus penumpang.

Seperti yang diprediksi oleh Pemilik PO Bus Sumber Alam, Anthony Steven, kepada detikOto, Selasa (28/7/2020). "Untuk hari ini atau periode normal kami, kami dapat mengangkut hingga 225 penumpang. Kami berharap dua kali lipat dari 225 orang saat ini, hingga 500 penumpang, semoga kami bisa lebih bersyukur," kata Anthony.

Anthony juga mengatakan bahwa selama Idul Adha tahun ini ada lonjakan penumpang di bus AKAP (antar kota antar provinsi). Operator bus siap mengawalnya, salah satunya adalah PO Sumber Alam.

"Apa kesiapan kita? Wow, ya, kita benar-benar siap. Sekarang kita hanya memiliki 25% jalan (dari kapasitas bus Sumber Alam, artinya kita telah empat kali lipat lompatan kita," kata Anthony.

Sejumlah calon penumpang bersiap naik bus di kawasan Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Pemerintah memutuskan kebijakan untuk melarang pemulangan Lebaran 2020 bagi masyarakat mulai berlaku pada hari Jumat (24/4) untuk memutuskan rantai distribusi COVID-19. ANTARA FOTO / Asprilla Dwi Adha / aww. Foto: ANTARA FOTO / ASPRILLA DWI ADHA

Namun mengingat situasi saat ini, lanjut Anthony. Untuk dapat mewujudkan target penumpang tidaklah mudah.

"Ya, kita hanya bisa optimis (melihat situasi saat ini). Masalahnya sekarang kita harus bersaing dengan mode stealth (bus yang mengambil rute bus lain)," kata Anthony.

Dalam laporan detikOto sebelumnya, Anthony Steven mengatakan bahwa perayaan Idul Adha tahun ini akan merangsang peningkatan jumlah penumpang bus. "Ya, tentu (ada peningkatan penumpang bus saat Idul Adha," kata Anthony singkat.

Meskipun demikian, lanjut Anthony. Pelaku PO Bus akan terus menerapkan protokol kesehatan untuk mengurangi penularan virus Corona. "Tapi kami mengikuti protokol kesehatan dan hanya mengisi kapasitas maksimum 70 persen. Ini karena peningkatan kasus, kami tidak ingin angkanya menjadi merah," kata Anthony.

"Ketika datang ke penumpang, mulai besok akan menjadi kaya (ada peningkatan penumpang bus meninggalkan kota). Hari ini masih normal (belum ada peningkatan penumpang di bus)," kata Anthony.

Tonton Video "Zero Orderan, Pengusaha Bus Pariwisata Ancam Mengadakan Konvoi"
[Gambas:Video 20detik]
(lth / din)