Jakarta –

Pandemi virus Corona telah memperlambat kegiatan ekonomi, bahkan berhenti sejenak. Menghadapi kondisi ini, Agen Pemegang Merek otomotif (APM) harus memutar otak agar dapat terus menjual. Seperti yang dilakukan BMW Motorrad, merek premium Jerman ini mengandalkan situs jual beli online untuk menjajakan mogas.

"Untuk penjualan hari ini, kami mengandalkan online. Bekerja sama dengan Blibli.com, situs web online kami sendiri juga ada. Terakhir kami dalam proses pendaftaran adalah Tokopedia," kata Chief Executive Officer, BMW Motorrad Indonesia-Maxindo Moto, Joe Frans, kepada detikOto, Rabu (29/4/2020).

Meskipun persentase pembelian melalui platform online ini tidak terlalu besar, Joe mengatakan masih ada pelanggan potensial yang menggunakan fasilitas ini.

"Karena produk dan merek kami cukup menarik, sehingga masih ada beberapa yang membeli. Apalagi jika melalui situs online, biasanya banyak menawarkan poin dan hadiah, termasuk kemudahan pembayaran cicilan. Jadi itu menguntungkan konsumen," lanjut Joe.

Joe menambahkan, sejauh ini wabah COVID-19 memiliki dampak signifikan pada industri otomotif. Meskipun dia tidak menyebutkan angka, Joe mengkonfirmasi bahwa persentase penurunan penjualan mencapai dua digit.

Selain mengubah strategi pemasaran, dengan meningkatkan penjualan melalui platform digital, Joe juga mengatakan bahwa ia telah membuat penyesuaian dalam manajemen perusahaan untuk tetap bertahan.

"Kami menekan biaya operasional, untungnya tim juga mengerti, tidak ada PHK, tetapi hanya pengurangan gaji, maka biaya lain seperti perbankan, layanan seperti internet, dll. Kami berusaha menguranginya," katanya.

"Kami mencoba bertahan sampai perusahaan dapat bekerja penuh waktu lagi," katanya.

Lihat video "Ayo! Pelajari Cara Membuka Topeng Kain yang Tepat"
[Gambas:Video 20detik]
(lua / din)