Jakarta – Penggemar banjir, sepeda motor gaya retro Honda Super Cub C125 harus mengalami inden. Bahkan beberapa rumor menyebut sepeda motor baru hingga garasi tahun depan.

Namun, ini diabaikan oleh Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya ketika bertemu dengan beberapa wartawan. Dia tidak menyangkal bahwa popularitas Super Cub melebihi harapannya tetapi untuk pengiriman, itu tidak memakan waktu satu tahun.

"Super Cub sekarang memesan 500. SPK dan kuota yang dikirim tahun ini sekitar 100 unit. Kami bertahap. Jika kami memesan (inden) sekarang, secara bertahap akan dipenuhi pada semester kedua," katanya di Jakarta kemarin ( 31/1 / 2019).

Tepatnya, lanjut Thomas, adalah setelah Idul Fitri Idul Fitri, yang merupakan awal Juni 2019. Adapun calon pelanggan yang telah memesan pada 2018, akan segera dikirim.

"Inden yang tahun lalu kita penuhi sampai sebelum lebaran tahun ini. Kalau kita baru bekerja setelah lebaran. Semester kedua tahun 2019," katanya.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu sebagai Chief Marketing Officer PT Wahana Makmur Sejati sebagai jaringan dealer Honda, Edi Setiawan menyebut poros Super Cub C125 hingga akhir tahun. Karena jumlah pesanan tidak sesuai dengan kuota impor.

"Super Cub itu retro, jadi orang yang memiliki sejarah harus membelinya. Tetapi jika distribusinya hanya itu, kapan akan selesai (inden C125)," kata Edi. (ruk / lth)