India mulai membangun infrastruktur untuk stasiun pengisian listrik.

REPUBLIKA.CO.ID, DELHI – Menteri Energi India Piyush Goyal mengatakan dia akan mengganti semua kendaraan yang menggunakan bensin atau solar agar sepenuhnya ditenagai oleh listrik. India menargetkan penggantian ini pada tahun 2030.

"Idenya adalah bahwa pada tahun 2030 tidak akan ada mobil bensin atau diesel yang bisa dijual di negara ini," Menteri Energi India Piyush Goyal dikutip mengatakan pada hari Senin.

Perubahan itu tidak segera menjadikan India negara pertama yang meninggalkan minyak untuk kendaraan. Sebelumnya, Norwegia juga menargetkan mengganti kendaraan dengan bahan baku minyak menjadi listrik pada 2025.

Norwegia juga memiliki 100 ribu kendaraan listrik. Selain itu, penjualan mobil listrik di Norwegia dianggap terus meningkat dan akan menyusul penjualan mobil dengan bahan bakar bensin dan solar tahun ini.

Mengganti semua kendaraan menjadi bertenaga listrik sepenuhnya merupakan tujuan ambisius bagi India. Negara dengan 1,3 miliar orang ini memiliki hampir 160 juta kendaraan terdaftar pada tahun 2012.

Dilaporkan di India Times, negara tersebut telah mulai membangun infrastruktur stasiun pengisian listrik yang dibutuhkan. Sejauh ini, ada 10 kota di India yang memiliki tempat untuk mengisi ulang mobil listrik, dan sebanyak 23 stasiun pengisian berada di Delhi.