Jakarta – Perakitan mobil domestik menyediakan banyak peluang bisnis mulai dari industri besar, menengah hingga kecil. Meski belum menyediakan komponen penting seperti mesin atau teknologi lainnya, ada banyak industri kecil yang memasok kebutuhan produsen untuk memproduksi mobil di dalam negeri.

Ini diakui oleh Departemen Pembelian PT. Dasa Windu Agung, Irawati yang menjadi Tier APM Daihatsu di Indonesia.

"Kami telah menyediakan headlining untuk mobil Daihatsu lebih dari 20 tahun yang lalu. Untuk itu kami juga membutuhkan kontribusi dari industri kecil seperti kurung, untuk kemasan."

Berkolaborasi dengan pembuatan mobil di negara ini belum tentu dilakukan di satu pabrik, berbagai pemain industri bekerja sama untuk memasok suku cadang perakitan otomotif.
Agar kebutuhan APM, APM Tier terpenuhi, industri kecil perlu didampingi dan disertai untuk mempertahankan kualitas pada tingkat yang diharapkan.

"Kami hanya mempersiapkan untuk industri kecil, tetapi kebutuhan yang diketahui adalah industri besar. Nanti, kami akan mengeksplorasi apa yang dibutuhkan industri besar," kata Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah, Gati Wibaningsih saat ditemui oleh detikOto di Kementerian Gedung Industri, Jakarta (27/11/2018).

Untuk mencapai target ini, Kementerian Perindustrian kembali menggelar APM Link dan mencocokkan komponen IKM otomotif dan kegiatan industri besar di Gedung Kementerian Perindustrian.

"Kegiatan Link and Match ini merupakan langkah nyata di Kementerian Perindustrian dalam memperkuat peran IKM dalam struktur Industri Nasional," kata Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah, menjelaskan Gati. (rip / kering)