Jakarta –

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mulai memberlakukan kembali pembatasan pada kendaraan bermotor dengan sistem yang bahkan aneh. Bahkan angka ganjil dihapuskan selama periode Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB).

Bahkan peraturan aneh masih mengacu pada Peraturan Gubernur No. 88 Tahun 2019. Waktu angka genap adalah di pagi dan sore hari.

Di pagi hari, bahkan ganjil berlaku mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan pada sore hari pukul 16.00-21.00 WIB. Bahkan angka ganjil diterapkan setiap hari Senin-Jumat, angka ganjil hanya dapat dilintasi oleh kendaraan plat ganjil dan bahkan kurma hanya dapat plat datar.

Hari ini, 3 Agustus 2020, yang berarti tanggal ganjil, hanya kendaraan berwarna aneh yang bisa menyeberang. Sementara mobil dengan nomor terakhir bahkan pada plat nomor dilarang melintas.

Rute odd-even hari ini diberlakukan pada 25 jalan di Jakarta, termasuk:

1. Jalan Medan Merdeka Barat
2. Jalan MH Thamrin
3. Jalan Jenderal Sudirman
4. Jalan Jenderal S Parman, mulai dari persimpangan Jalan Tomang Raya ke Jalan Gatot Subroto
5. Jalan Gatot Subroto
6. Jalan MT Haryono
7. Jalan HR Rasuna Said
8. Berjalan di Panjaitan
9. Jalan Jenderal Ahmad Yani, dari persimpangan Jalan Bekasi Timur Raya hingga persimpangan Jalan Perintis Kemerdekaan
10. Pintu Besar Selatan
11. Jalan Gajah Mada
12. Jalan Hayam Wuruk
13. Jalan Majapahit
14. Jalan Sisingamangaraja
15. Jalan Panglima Polim
16. Jalan Fatmawati, mulai dari perempatan Jalan Ketimun 1 hingga perempatan Jalan TB Simatupang
17. Jalan Suryopranoto
18. Jalan Balikpapan
19. Jalan Kyai Caringin
20. Jalan Tomang Raya
21. Jalan Pramuka
22. Jalan Salemba Raya di barat dan Jalan Salemba Raya di timur, dari persimpangan Jalan Paseban Raya ke persimpangan Jalan Diponegoro
23. Jalan Kramat Raya
24. Stasiun Senen Road
25. Jalan Gunung Sahari.

[Gambas:Instagram]

Untuk saat ini, bahkan ganjil berlaku untuk kendaraan pribadi. Sementara sepeda motor dan 12 jenis kendaraan lain mungkin masih melintasi rute aneh bahkan tanpa batasan. 13 kendaraan berikut ini bahkan bebas-ganjil:

– Kendaraan yang membawa penyandang cacat
– Ambulans
– Pemadam Kebakaran
– Transportasi umum plat kuning
– Kendaraan digerakkan oleh motor listrik
– Sepeda motor
– Kendaraan pengangkut bahan bakar minyak dan gas bahan-bahan khusus
– Kendaraan dari institusi tinggi Republik Indonesia
– Kendaraan resmi operasional dengan pelat / warna dasar merah, TNI da Polri
– Kendaraan untuk para pemimpin dan pejabat negara asing dan lembaga internasional yang menjadi tamu negara
– Kendaraan untuk memberikan bantuan dalam kecelakaan lalu lintas
– Kendaraan Bank Indonesia, Antar Bank, Pengisian ATM) dengan pengawasan dari Kepolisian Republik Indonesia.
– Kendaraan untuk kepentingan tertentu dikawal oleh dan / atau sesuai dengan prinsip kebijaksanaan petugas Kepolisian Nasional.

Lihat videonya "Kapan Aneh-Even di Jakarta Kembali Efektif?"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)