Jakarta –

Ban serep pada mobil sangat penting untuk mengantisipasi kondisi darurat saat ban mobil kempes karena berbagai sebab. detikers sudah tahu, bahwa ban serep tidak bisa dikendarai dengan kecepatan normal. Apalagi diambil dengan cepat.

Hal tersebut dijelaskan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, kepada detikOto. Jusi menjelaskan ban serep memiliki peran yang sangat penting saat berkendara, terutama saat berkendara jarak jauh.

“Jadi fungsi ban serep lebih pada kenyamanan. Tapi ternyata ada perbedaan ukuran atau dimensi antara keempat ban asli dengan ban serep. Ini hanya bisa digunakan pada batas kecepatan tertentu, bukan pada kecepatan normal. , "Jusri.

Alasan lain perbedaan dimensi antara ban serep dan asli adalah untuk menghemat bagasi.

Ban serep jauh lebih kecil sehingga tidak memakan terlalu banyak barang, karena beda dimensi atau ukuran. Selain itu saya ingatkan bahwa ban serep ini hanya bisa digunakan pada batas kecepatan tertentu. Tidak bisa di kecepatan normal sampai ditemukan tambalan ban atau bisa ditambal lagi. Ban asli kami, ”kata Jusri.

Ban Serep Mercedes-Benz C200 AMG Line Foto: Dina Rayanti

Pada laporan sebelumnya yang dilansir di situs Suzuki, meski terlihat terlindungi dengan baik, namun ban serep juga perlu perawatan agar dalam kondisi baik dan siap pakai saat dibutuhkan.

“Satu hal yang penting diingat saat merawat ban serep adalah memastikan kondisi tekanan udara tetap terjaga agar siap digunakan saat dibutuhkan,” kata Suzuki.

Khusus untuk ban serep yang diletakkan di bawah mobil perlu perawatan ekstra. Pasalnya, ban serep di bawah mobil mudah terciprat lumpur atau kotoran, apalagi jika ban serep tidak diberi perlindungan tambahan.

“Kotoran bisa menempel di bagian antara rim dan bead (tepi ban yang menempel di rim). Jika kotoran ini mengering, berisiko menimbulkan celah antara rim dan ban. Akibatnya , angin mudah keluar dan ban kehilangan tekanan udaranya, ”lanjutnya.

Oleh karena itu, bagi Anda yang memiliki mobil dengan ban serep di bawahnya, sangat disarankan untuk lebih rajin dalam mengecek, membersihkan, dan menjaga tekanan.

Tonton video "Membakar Ban, Mendemonstrasikan Siswa Menolak RUU Cipta Kerja di Parepare"
[Gambas:Video 20detik]
(lth / din)