Bisnis berlangganan mobil sekarang menjadi peluang baru bagi konsumen di negara ini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Potensi pasar berlangganan mobil baru sangat besar, untuk saat ini tidak ada perusahaan berlangganan mobil untuk perorangan yang beroperasi di Indonesia. Apalagi dengan kondisi pandemi Covid-19 yang menuntut efisiensi dan pergeseran kebiasaan baru online telah membuka peluang bisnis baru.

Salah satunya adalah bisnis menggunakan mobil baru dengan berlangganan. Pelanggan dapat merasakan sensasi mengendarai mobil baru secara lebih pribadi dengan cara yang lebih mudah, dan masih dapat menjalankan jarak sosial secara maksimal. "Pergeseran perilaku ini telah membuka peluang bisnis untuk berlangganan mobil online," kata Agus Prayitno sebagai Presiden Direktur Toyota Astra Finance, dalam pernyataan tertulis Jumat (12/6).

Menurutnya, perkembangan era digital saat ini, membuat seseorang mudah mengakses semua kebutuhan melalui internet tanpa repot. Meningkatnya kebutuhan pelanggan akan model bisnis berlangganan di pasar ritel dan digital, menjadikan era digital lebih prospektif. "Inilah yang membuat kami menghadirkan Kinto One sebagai cara mobilitas gratis terbaru bagi pengguna mobil di Indonesia," katanya.

Kinto One memungkinkan konsumen memiliki kendaraan jangka panjang yang fleksibel dan mudah. Prosesnya bisa dilakukan secara online sehingga lebih cepat dan lebih praktis. Pelanggan juga dapat mengendarai mobil yang mereka sukai seperti mengendarai mobil pribadi. Ini sejalan dengan inisiasi global total solusi mobilitas Toyota, layanan Toyota yang tetap mengikuti kebutuhan dan perubahan dalam kebiasaan masyarakat, termasuk selama transisi PSBB ke normal baru ini.