Jakarta – DetikOto melakukan jajak pendapat dua hari pada 30 November 2018 – 1 Desember 2018, untuk mengetahui apakah masyarakat setuju dengan gagasan Partai Keadilan Sosial (PKS) yang ingin menghapuskan perpajakan sepeda motor dan memaksakan hidup panjang SIM.

Ide ini diproklamasikan oleh PKS jika memenangkan pemilihan 2019. Dari hasil jajak pendapat yang diperoleh oleh detikOto, baik dari Twitter maupun Facebook. Ada banyak pembaca yang setuju dengan gagasan PKS ini.

Berbagai komentar diberikan kepada detikOto, yang mencoba menginspirasi suara mereka.

Katakan saja seperti Joko Susanto kepada detikOto yang mengatakan dia setuju dengan gagasan PKS.

"Adapun sepeda motor dengan 110cc ke bawah," kata Joko.

Begitupun dengan pendapat Nofri Yanda, yang setuju dengan gagasan PKS ini. "Setujui bahwa SIM itu sepanjang umur," kata Nofri.

Begitupun dengan apa yang dikatakan Bobby Fitriansyah. "Setuju karena itu akan mempermudah orang-orang," kata Bobby.

Namun, ada juga pembaca yang tidak setuju dengan gagasan PKS ini. Berbagai pendapat disampaikan melalui detikOto.

"Penyakit orang indonesia … malas membayar pajak … kalau bisa dapat uang, tolong kembalikan …" kata Fatkhur_rohim29.

Begitupun dengan apa yang disampaikan oleh Michael Kasworo.

"Kami sopir Ojol. Kami tidak setuju. Stingy sangat mudah untuk menghabiskan uang setahun sekali untuk sepeda motor dan sekali setiap 5 tahun untuk sim. Tapi melewati jalan setiap hari. Coba sepeda motor Anda selama satu tahun pada hari tahun berapa murah Anda membayar jalan setiap hari, terutama 85.000 sim lima tahun, "kata Michael.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Dimas Pram, yang tidak setuju jika SIM itu diterapkan seumur hidup.

"KEMAMPUAN SESEORANG MENJALANKAN MOBIL ADA BATAS, KETIKA ITU SUDAH TUA. JIKA KECELAKA KECELAKANYA BAGAIMANA? MENGAPA LAKUKAN SEKALI SEKALI PILOT GRATIS UNTUK MEMBAWA PESAWAT UDARA !!!," katanya .

Demikian juga dengan Mariyanto Yanto, yang menilai jika pajak sepeda motor dihilangkan, pendapatan negara akan menurun.

"Lalu siapa yang menyumbangkan negara untuk membangun jalan, jika Anda berkontribusi sedikit pelit, menjadi seseorang, jika seumur hidup SIM diperbolehkan, tetapi ada pelanggaran serius seperti kecelakaan, yang akan membuat orang lain dinonaktifkan dengan SIM Anda dicabut karena hidup atau tidak? " dia berkata. (lth / ddn)