Jakarta – Toyota dan Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA) bekerja sama untuk memulai penelitian dan pengembangan untuk penjelajah Bulan baru. Konsep mobil penjelajah Bulan juga telah dirilis.

Toyota bertujuan untuk membuat konsep mobil ini menjadi ilmu nyata. Toyota menganggap penggunaan teknologi sel bahan bakar (kendaraan bertenaga hidrogen) dapat membuat kendaraan menjelajah 10.000 kilometer. Cukup untuk berkeliling keliling khatulistiwa Bulan yang memiliki keliling sekitar 10.921 km.

"Penjelajah dengan kabin bertekanan adalah elemen yang akan memainkan peran penting dalam eksplorasi bulan purnama. Untuk ini, kami ingin memfokuskan kemampuan teknologi negara kami dan melakukan studi teknologi," kata Presiden JAXA Hiroshi Yamakawa dalam sebuah jumpa pers.

"Melalui studi bersama kami, kami ingin menempatkan kemampuan teknologi luar biasa Toyota terkait dengan mobilitas untuk digunakan. Kami berharap dapat mempercepat studi teknologi kami untuk mewujudkan eksplorasi berawak," lanjutnya.

Mobil penjelajah Bulan kira-kira seukuran bus kecil. Panjangnya sekitar 6 meter. Volume interior sekitar 13 meter kubik. Mampu menampung dua astronot.

Mungkin ini bukan pertama kalinya industri otomotif akan mendarat di Bulan. Sebelumnya, penjelajah bulan di tahun 1960 menggunakan roda kawat yang dirancang oleh Goodyear. (rgr / lth)