Jakarta – Di musim hujan, pengendara harus memperhatikan kondisi ban pada kendaraan mereka. Ban sepeda motor tidak boleh aus dan harus memiliki pola yang cukup untuk memecah air. Selain itu, penutup topi juga harus dipasang agar kotoran tidak mudah masuk lubang pengisian angin.

Nah, yang perlu diperhatikan Otolovers juga adalah soal tekanan ban yang ideal pada ban sepeda motor ketika menghadapi musim hujan Tekanan ban sepeda motor ketika melintasi garis kering dan garis basah tentu berbeda.

Tekanan ban sepeda motor saat melewati jalan basah dianjurkan untuk dikurangi, sehingga ban tetap mendapatkan traksi yang optimal ke permukaan jalan.

Sebagaimana dijelaskan oleh Technical Service & Development Dept PT Suryaraya Rubberindo, Jimmy Handoyo, ban sepeda motor dapat dikurangi sekitar 2 psi.

"Misalnya, tekanan ban depan 29 psi, dikurangi 2 psi menjadi 27 psi. Dan ban belakang dari 33 psi menjadi 31 psi," jelas Jimmy kepada detikOto, Senin (12/3/2018).

Selain memperhatikan tekanan ban yang ideal, sepeda motor juga disarankan untuk membawa sepeda motor dalam batas kecepatan yang aman. "Saat berkendara di kondisi jalan basah, kecepatan harus dikurangi, jangan bingung ketika jalan kering. Karena saat hujan, cengkeraman ban ke permukaan jalan menjadi berkurang," kata Kepala Kendaraan Honda Riding Agus Sani. , Keamanan beberapa waktu lalu.

Kecepatan ideal saat berkendara dalam kondisi hujan atau jalan basah, bikers tidak boleh menggerakkan motor lebih dari 50 km / jam. "Aman, maksimal 50km / jam," pungkas Agus. (lua / lth)