Jakarta –

Setelah menguji bahan bakar hidrogen BMW Seri 7 dengan produksi terbatas, merek mobil Jerman itu akan meluncurkan mobil bahan bakar hidrogen lainnya. Kali ini seri X5 akan mendapatkan bahan bakar hidrogen alternatif.

BMW X5 bertenaga hidrogen sebelumnya muncul untuk pameran di Frankfurt Motor Show pada September 2019. Sekarang mobil ini dilaporkan akan memasuki pasar pada tahun 2022 dengan produksi terbatas.

Selain berita tentang kesiapannya untuk dirilis ke pasaran, BMW juga telah mengungkap detail spesifikasi SUV gaya menengah. Tenaga yang berasal dari powertrain listrik mobil ini mampu menghasilkan 369hp.

Sistem sel bahan bakar sendiri menghasilkan 168 hp energi listrik sebagai hasil dari reaksi kimia antara hidrogen dan oksigen dari udara di sekitarnya. Hidrogen dikenal sebagai salah satu sumber energi paling ramah lingkungan, di mana hasil pembuangannya hanyalah air.

Bahan bakar hidrogen disimpan dalam dua tangki, yang masing-masing dapat menampung 6kg hidrogen. Bahan bakar hidrogen dapat diisi ulang hanya dalam 3-4 menit. Hampir sama dengan saat mengisi bahan bakar bensin atau solar.

Seperti disebutkan di atas, mobil ini hanya akan dijual dalam jumlah terbatas. Untuk produksi lebih banyak, BMW akan menawarkan model lain pada tahun 2025 jika ada permintaan pasar.

Selain BMW, merek mobil lain yang telah terlibat dengan bahan bakar hidrogen adalah Toyota. Secara kebetulan, Toyota dan BMW bekerja sama untuk menghasilkan power train untuk mobil berbahan bakar hidrogen sejak 2013.

Toyota telah menjual mobil berbahan bakar hidrogen sejak 2015 melalui Toyota Mirai dan akan memasuki generasi keduanya pada akhir tahun ini.

Lihat video "Mobil Listrik BMW i3s, Mungil tetapi Bertenaga"
[Gambas:Video 20detik]
(rip / din)