Jakarta –

Dokter Achmad Yurianto (Yuri) tidak lagi menjadi juru bicara pemerintah untuk menangani Corona (COVID-19). Dia kembali sebagai juru bicara setelah 140 hari dan sekarang digantikan oleh Prof. Wiku Adisaswito.

Lihatlah sisi lain Yurianto, terutama otomotif. Apa pendapat Anda tentang isi garasi Yurianto, yang saat ini fokus melayani sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Indonesia?

Mengutip Penyelenggara Negara & # 39; Laporan Aset (LHKPN) dipublikasikan di situs KPK. Achmad Yurianto terakhir melaporkan total kekayaannya pada 21 Januari 2020.

Aset tersebut berupa tanah dan bangunan, peralatan dan mesin transportasi, harga bergerak lainnya, setara kas, yang berjumlah Rp 4.346.979.920 (lebih dari Rp 4,3 miliar).

Oke, masuk ke garasi Achmad Yurianto. Hanya ada 4 kendaraan yang tercatat, nilainya mencapai Rp 405 juta, yaitu dua mobil dan dua sepeda motor.

Untuk mobil, Achmad Yurianto cenderung memilih jenis Sport Utility Vehicle. Pertama, pabrikan mobil Korea, Kia Sportage memberi peringatan pada 2013, yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Kemudian pada Toyota Rush Low SUV 2013 dengan nilai Rp 150 juta.

Sementara untuk motor, Yuri memiliki dua model berbeda. Pertama, motor Honda Blade 2012, yang diperkirakan mencapai Rp. 5 juta. Sepeda motor kedua, motor big naked Kawasaki ER6N 2014, dihargai Rp. 50 juta.

Hingga Selasa (21/7) kemarin, Prof. Wiku Adisasmito tampil pertama sebagai juru bicara Satgas Penanganan COVID-19. Dia mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Achmad Yurianto.

Yurianto mengatakan bahwa dia saat ini fokus untuk melayani sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

"Saya Direktur Jenderal P2P," kata Yurianto melalui pesan singkat kepada AFP, Selasa (21/7/2020).

Lihat Video "Corona RI PDP Tembus 19 Ribu, ODP Capai 209 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / din)