Jakarta – Sepasang kekasih Muhammad Hanif (29) dan luatul Husna (24) di Kabupaten Jepara berhasil menarik perhatian publik. Bagaimana mungkin mereka tidak menikah, dengan mahar dari mobil Honda Jazz

Fenomena yang sempat menghebohkan dunia maya, termasuk akun @lambe_turah juga mendengarkan pita merah banded poto Honda Jazz dengan tulisan "Jika Anda halalin pasangan Anda nanti, berapa harganya?" Menulis @ lambe_turah.

Namun siapa sangka, selain mengejutkan dunia maya, sang istri pun kaget mendapatkan mahar dari mobil Honda Jazz. Dia tidak menyangka mendapatkan mahar senilai 270 juta rupiah.

"Pada saat itu saya terkejut bahagia. Ya, itu adalah impian saya, karena saya sudah punya Honda Jazz, jadi istri saya akan memilikinya sendiri. Jadi masing-masing punya Honda Jazz. Yang mahal ada di belakang istri & Nama, "katanya.

Sebagai catatan, prosesi pernikahan akan berlangsung pada Jumat (22/2/2019). Honda Jazz dihiasi dengan pita dan dibawa menggunakan armada transportasi dari rumah Hanif ke pengantin wanita di Desa Robayan, Distrik Kalinyamatan.

Ketika detikcom mengunjungi rumahnya, Hanif memberi tahu, memberi mas kawin Honda Jazz memang inisiatifnya sendiri. Selain sebagai bukti cintanya, ia merasa usahanya untuk melakukan bisnis furnitur online yang digarap pada tahun 2013 membuahkan hasil.

"Mahar Honda Jazz memang inisiatif saya sendiri. Saya merasa bisnis mebel online saya membuahkan hasil dan saya ingin perkawinan Honda Jazz berkualitas tinggi. Karena saya kebetulan menjadi bagian dari komunitas Jepara Honda Jazz," katanya, Rabu (27/2/2019).

Pemberian mahar Honda Jazz juga diberitahukan kepada pacarnya hanya beberapa hari sebelum kontrak pernikahan. "Tidak ada yang tahu. Luluk (istrinya) saya katakan beberapa hari sebelum pernikahan untuk bisa menyiapkan hidangan untuk tamu," jelasnya.

Muhammad Hanif adalah lulusan Manajemen Ekonomi Unisnu Jepara 2017. Dia telah merintis bisnis furnitur online melalui situs www.nirwanafurniture.com sejak 2013 lalu.

Sementara Luuatul Husna lulus dari Akademi Kebidanan (Akbid) di Distrik Mayong, Kabupaten Jepara. Saat ini bekerja di apotek di Desa Kalipucang Wetan. (bgs / lth)