Jakarta – Penyapu Jalan atau kendaraan penyapu jalan adalah andalan bagi kota metropolitan untuk menjaga kebersihan jalan protokol. Tidak seperti kendaraan pada umumnya, yang hanya membutuhkan SIM dan keterampilan mengemudi untuk mengendarainya. Ternyata untuk mengendalikan penyapu jalan ada banyak keterampilan yang harus dimiliki.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Sarana dan Prasarana Lingkungan Hidup Jakarta, Hari Nugroho, saat berbincang dengan detikOto. Hari mengatakan bahwa calon pengemudi penyapu jalan akan diberikan pelatihan terlebih dahulu. "Petugas pra-operasi kami dilatih lebih dulu, bagaimana menurunkan sapu, cara mengisap, ada banyak panel, semua daerah dikumpulkan sebelum dikirim, setelah kami bisa beroperasi, kami hanya memberikan sertifikat," kata Hari.

Untuk menjamin kemampuan pengemudi untuk mengoperasikan penyapu jalan. Badan Lingkungan Hidup Jakarta kembali melakukan pelatihan lagi kepada para petugas setelah jangka waktu enam bulan.

Masalahnya adalah bahwa kendaraan tempur untuk misi menjaga kebersihan dilengkapi dengan beberapa kemampuan seperti mesin sapu, penyemprot dan penghisap debu dan sampah. Ini berarti bahwa sekali pengoperasian ketiga hal ini dapat dilakukan sekaligus.

Lebih lanjut, kata Hari, pengemudi penyapu jalan tidak boleh sembarangan. Harga unit yang berharga miliaran harus sesuai dengan operasi yang optimal.

"Jika pengemudi ditemukan menembak atau tanpa sertifikat kami akan memberikan surat peringatan, dan itu akan dikeluarkan," kata Hari.

[Gambas:Video 20detik]

(riar / kering)