Jakarta – Untuk menciptakan kota yang bersih dan indah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki kendaraan tempur untuk menyapu sejumlah protokol, jalan provinsi dan ruas jalan nasional.

Dari 2013 hingga 2017, kendaraan penyapu jalan melalui Badan Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah memiliki 88 unit. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Badan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Hari Nugroho kepada detikOto, beberapa waktu lalu.

"Total yang kami miliki adalah sekitar 88 unit, yang terdiri dari Hino-Ceksan 26 (20 ukuran besar, 6 ukuran kecil), sisanya adalah Dulevo," kata Hari Nugroho di Kantor Kantor Lingkungan Hidup, Cililitan, Jakarta Timur.

Lebih lanjut, kata Hari, kapasitas sampah untuk Dulevo 6000 bisa mencapai 6,2 meter kubik, sementara Dulevo 3000 bisa menampung 2,5 hingga 3 kaki kubik. Sementara untuk Hino-Ceksan 100 persen vakum, kapasitas sampah adalah ukuran kendaraan besar 6 kubik, sedangkan kapasitas kecilnya sekitar 3 hingga 3,5 kubik.

Dari sudut pandang teknis, Hari mengatakan bahwa Dulevo adalah penyapu kompak yang menggunakan sistem penyapu mekanis 70 persen, dan penyapu vakum 30 persen. Sedangkan Hino-Ceksan adalah penyapu terpasang yang 100 persen menggunakan sistem penyapu vakum.

Kendaraan tempur Layanan Lingkungan juga dilengkapi dengan ruang hampa udara untuk menyedot sampah di jalan-jalan dan penyumbatan di saluran air, dan dilengkapi dengan pompa bertekanan tinggi untuk membilas jalan dan trotoar.

"Kami menganalisis mampu membersihkan jalan selama 15 km setiap jam dengan kecepatan rata-rata 12,5 km / jam," kata Hari.

[Gambas:Video 20detik]

(riar / ddn)