Jakarta –

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali menerapkan pembatasan sosial skala besar (PSBB) yang ketat. PSBB yang ketat ini berlaku mulai hari ini. Lalu masih bisakah masyarakat memperpanjang dan membuat Surat Izin Mengemudi (SIM)?

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengatakan, layanan SIM masih beroperasi di tengah PSBB.

"Masih sama (beroperasi)," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dihubungi, Senin (14/9).

Meski terus beroperasi, Sambodo mengatakan layanan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat, seperti memakai masker dan menerapkan jarak fisik.

Selain layanan SIM, polisi juga memberikan layanan bagi mereka yang akan memperpanjang atau membuat STNK baru untuk kendaraan BPKB.

Untuk pembuatan SIM baru bisa dilakukan di Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) masing-masing Polres. Sedangkan STNK ke BPKB dilakukan di Samsat.

Selain melayani perpanjangan SIM baru di Satpas. Ditlantas Polda Metro Jaya terus membuka beberapa lokasi mobile SIM di lokasi berbeda setiap harinya.

Berdasarkan informasi dari tweet TMC Polda Metro Jaya, SIM seluler hari ini ada di lokasi berikut:

– Jakarta Timur: Green Terrace Taman Mini.
– Jakarta Utara: Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.
– Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata.
– Jakarta Barat: Daan Mogot SIM Satpas.
– Jakarta Pusat: ITC Cempaka Mas.

Layanan Mobile SIM pada hari Senin, 14 September 2020 mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Syarat perpanjangan SIM pada mobile SIM antara lain fotokopi KTP yang masih berlaku, fotokopi SIM lama dan SIM asli, serta bukti health check. SIM seluler ini hanya melayani aplikasi untuk perpanjangan SIM A dan SIM C sebelum masa berlakunya habis. Jika masa berlaku SIM telah lewat, maka pemohon harus menerbitkan SIM baru tersebut.

Biaya perpanjangan SIM sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp80.000 untuk perpanjangan SIM A dan Rp75.000 untuk perpanjangan SIM C.

Tonton Video "Berbagai Modus Wisatawan yang Menghindari Pemeriksaan Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / rgr)