Jakarta – Bagi Otolovers yang telah menunggu kehadiran motor listrik Gesit, tampaknya mereka harus sedikit bersabar. Pasalnya, sepeda motor besutan Garansindo dan ITS baru akan diluncurkan pada Januari 2019.

Pertama kali diperkenalkan pada tahun 2015, sepeda motor Gesits diperkirakan akan dijual dengan harga sekitar Rp. 15 juta. CEO Garansindo Muhammad Al Abdullah bahkan membuat beberapa pernyataan bahwa sepeda motor dijual dengan harga di bawah Rp 20 juta.

"Untuk perhitungan harga, Gesits akan di bawah Rp 20 juta. Tapi secara global, saya mendapat ilustrasi, motor listrik menghemat 30-50 persen lebih banyak daripada motor konvensional," katanya beberapa waktu lalu. Soal harga sepeda motor Gesits memang masih dirahasiakan. Presiden Joko Widodo sebagai salah satu penggemar Gesits mengaku telah mengetahui harga sepeda motor listrik.

Direktur PT Gesits Technologies Indo Zaki Nahdi Saleh membocorkan harga Gesit yang berada di kisaran Rp 20 juta.

"Dari kami, industri ini sekitar Rp 20 juta, jika kami menjualnya ke pasar, harganya sekitar Rp 22-23 juta," katanya.

Jika memang Gesits dijual dengan harga Rp. 20 juta, maka sepeda motor listrik harus bersaing dengan mesin bermotor konvensional merek Jepang seperti Honda Vario ke Yamaha Lexi. Tidak hanya itu, ada juga banyak skuter dengan harga di bawah Rp 20 juta seperti Honda Beat, Scoopy, Mio, Suzuki Address dan serangkaian model lainnya.

Gesit juga harus berurusan dengan sepeda motor listrik yang sudah diluncurkan di Indonesia, Viar Q1.

Mengacu pada harga Rp 20 juta, Viar Q1 dijual dengan harga lebih murah. Terakhir dilaporkan pada Mei 2018, harga Viar meningkat menjadi Rp. 17,15 juta karena pengaruh nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS. (kering / ddn)