Jakarta –

Jumlah sepeda motor di Indonesia telah melampaui 100 juta unit. Itu merupakan indikasi kegagalan pemerintah dalam menyediakan transportasi umum yang ideal.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), hingga 2017 saja ada 113.030.793 kendaraan roda dua. Belakangan, populasi sepeda motor yang sangat besar telah menimbulkan tuduhan bahwa kendaraan roda dua sebagai penyebab kemacetan dan polusi. Kemudian muncul wacana untuk membatasi ruang bagi kendaraan roda dua.

Menurut Komisi Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), sejumlah besar sepeda motor yang bepergian di jalanan menunjukkan kegagalan pemerintah dalam mengembangkan transportasi umum. Sekarang pemerintah tidak memiliki kekuatan untuk membendung pertumbuhan produksi dan penjualan sepeda motor.

"Pemerintah tidak bisa tegas dalam industri sepeda motor karena ada dua hal. Pertama, pemerintah gagal mengembangkan transportasi umum. Jakarta baru mengejar ketinggalan dengan angkutan umum massal dalam 10 tahun. Karena pemerintah kegagalan menyediakan transportasi massal di sini, pemerintah belum menekan industri sepeda motor untuk tumbuh secara dramatis, "jelas Direktur Eksekutif KPBB, Ahmad Safrudin ketika dia bertemu di Sarinah, Jakarta Pusat.

Dampaknya, masyarakat yang membutuhkan transportasi memilih sepeda motor. Selain murah, sepeda motor juga lebih mudah digunakan terutama karena sekarang banyak yang memiliki transmisi otomatis.

"Akhirnya, orang mencari cara mereka sendiri untuk bergerak dari satu titik ke titik lainnya. Karena sepeda motor juga terjangkau baik dari harga maupun penggunaan," kata Ahmad.

Keterlambatan angkutan umum untuk mengejar ketinggalan kini semakin berat karena adanya persaingan ojek online. Ahmad mengatakan pemerintah harus dengan tegas mengatakan bahwa sepeda motor tidak dapat menjadi transportasi umum.

"Termasuk konteks ojek sepeda motor online. Jika pemerintah ketat dan bijaksana, jangan biarkan sepeda motor menjadi transportasi umum. Ini berbahaya. Cukup banyak sepeda motor alternatif menjadi kendaraan pribadi dan mereka yang suka olahraga. tutup.

Lihat video "Festival Sepeda Motor Gaya Bebas, Kudus"
[Gambas:Video 20detik]
(rip / din)