Fitur Cruise Control mengurangi kelelahan pengemudi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Saat ini sejumlah mobil yang dipasarkan di Indonesia telah dilengkapi fitur cruise control. Dengan fitur ini, kendaraan bisa melaju dengan kecepatan stagnan, namun pengemudi tidak perlu menginjak pedal gas.

Dilansir dari situs resmi Mitsubishi Indonesia pada Minggu (11/10), fitur ini dimaksudkan untuk mengurangi kelelahan pengemudi saat menempuh jarak jauh. Selain itu, fitur ini sebenarnya dapat berperan dalam meningkatkan efisiensi karena putaran mesin yang relatif stabil dalam waktu yang lama.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia telah menyematkan fitur ini pada produk Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross, Pajero Sport Dakar, Outlander PHEV, dan Eclipse Cross. Mengingat, produk ini merupakan mobil yang kerap diajak jalan-jalan ke luar kota bagi sejumlah pengendara & # 39; minat.

Pada fitur cruise control, secara umum kecepatan minimal yang harus dicapai untuk mengaktifkan cruise control adalah 60 km / jam. Meski fitur ini sebenarnya bisa aktif dengan kecepatan 40 km / jam, namun batas kecepatan minimal di tol Indonesia adalah 60 km / jam. Karenanya, saat mencapai kecepatan minimal tersebut, pengemudi hanya perlu menekan tombol cruise control sambil menekan tombol SET untuk mengaktifkannya.

Jika ditekan, cruise control akan langsung aktif dan mobil akan melaju secara otomatis. Hal inilah yang menjadikan fitur ini efektif digunakan di jalan bebas hambatan dan kondisi sunyi. Untuk menonaktifkannya, cukup tekan kembali tombol SET atau injak pedal rem dan segera pengatur kecepatan mobil kembali ke kaki kanan pengemudi.

Satu hal yang harus diingat adalah fitur ini sebaiknya tidak digunakan saat kondisi hujan deras. Mengingat, saat hujan, kemungkinan besar mobil akan menerobos genangan air, sehingga akan berbahaya jika kendaraan tidak mengurangi kecepatan.

Di satu sisi, saat ini teknologi cruise control semakin berkembang melalui teknologi adaptive cruise control (ACC) yang dilengkapi dengan sejumlah sensor. Fitur ini juga tersedia di mobil premium seperti Pajero Sport Dakar, Outlander PHEV, dan Eclipse Cross.

Sensor yang menggunakan teknologi laser ini memungkinkan mobil mendeteksi jarak dari kendaraan lain di depan. Jadi, mobil akan mengurangi kecepatan secara otomatis saat mobil terlalu dekat. Sebaliknya bila mobil mendeteksi jarak yang terlalu jauh dari kendaraan depan, maka mobil akan menambah kecepatannya sesuai dengan batas kecepatan yang ditetapkan oleh pengemudi.

Sensor dan laser akan selalu bekerja jika fitur ACC diaktifkan. Informasi ini juga memberikan masukan pada sistem elektronik mobil untuk mengatur bukaan gas, transmisi, manajemen tenaga mesin dan pengereman yang paling optimal.

Cara mengaktifkan ACC juga sama dengan cruise control biasa yaitu melalui tombol di setir. Fitur canggih ini juga disebut sebagai salah satu cikal bakal dari sistem mobil otonom, dimana salah satu dasar pengoperasian mobil otonom menggunakan panduan laser yang digunakan di ACC.

Di satu sisi, meski kendali pedal gas sudah terotomatisasi dengan baik melalui fitur ini, bukan berarti pengemudi bisa mengabaikan kondisi lalu lintas. Disarankan agar pengemudi tetap berkonsentrasi mengendalikan roda kemudi dan melakukan pengereman darurat dalam kondisi tertentu.