Gejala keracunan gas di mobil sulit disadari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kejadian keracunan saat di mobil terkadang masih terjadi. Keracunan gas karbon monoksida (CO) dapat terjadi ketika pengemudi berada di dalam mobil berhenti dan pada saat yang sama AC dan mesin mobil dihidupkan.

Perlu diingat tentang penyebab dan cara untuk menghindari keracunan. Kepala Divisi Aftersales Auto2000, Ricky Martawijaya mengatakan, gas CO merupakan salah satu hasil pembakaran mesin mobil yang dikeluarkan melalui saluran pembuangan.

Tapi, gas CO tidak terlihat oleh mata dan tidak meninggalkan bau. Gejala keracunan gas juga sulit disadari, seperti kelemahan, kantuk, sakit kepala, mual, muntah, nyeri dada dan seperti halusinasi.

"Jika kadarnya sudah tinggi maka dapat menyebabkan hilangnya kesadaran dan kematian yang cepat. Karena karakteristiknya yang dikaburkan, sehingga sadar akan sulit mencari pertolongan karena tubuhnya terlalu lemah, bahkan cukup dengan membuka pintu mobil," Ricky demikian dalam keterangan pers kepada Republika.co.id, Jumat (31/7).

Menurutnya, ada beberapa hal yang membuat pembakaran gas mesin mobil bisa masuk ke kabin mobil. Beberapa hal yang diatratanya adalah karena ada kebocoran pipa knalpot.

Mengingat, karat bisa membuat pipa knalpot bisa bocor di tengah dan menyebabkan gas buang keluar di bawah dek mobil. Gas buang yang terakumulasi kemudian dapat menyusup ke dalam kabin.

Kedua, masuknya gas dapat disebabkan oleh sistem AC yang bermasalah. Sebab, ada komponen sistem pendingin yang bekerja di luar kabin mobil, seperti kompresor dan tabung ekspansi yang ditempatkan di ruang mesin. Karena perawatan yang minimal, ada potensi kebocoran di saluran, terutama selang AC dan jalur di firewall.

Selanjutnya, kebocoran juga dapat terjadi karena karat pada bodi mobil. Mengingat, karat berpotensi timbul pada bodi mobil, terutama di dek bawah tempat kotoran bersarang.

Menurutnya, jika tidak terselesaikan, karat akan menyebabkan tubuh mobil berlubang dan membuka jalur untuk gas buang mobil. Bahkan karet bodi mobil yang rapuh juga bisa menjadi akses masuknya gas buang.