All-New Nissan Kicks ePOWER diluncurkan di Indonesia pada 2 September 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Nissan akan memperkenalkan teknologi e-POWER, model pertama di Indonesia. Teknologi ini memberikan sensasi mengendarai mobil listrik tanpa perlu repot mengisi daya dari luar.

Teknologi tersebut bisa dirasakan konsumen Indonesia dalam new All-New Nissan Kicks e-POWER yang akan diluncurkan Rabu (2/9). Sebelum melihat Nissan Kicks selengkapnya saat peluncuran, masyarakat Indonesia bisa mengenal teknologi e-POWER, cara kerja dan manfaatnya. Berikut ulasan singkat yang dilansir dari keterangan resmi Nissan, Senin (31/8).

Apa itu e-POWER?
E-POWER adalah powertrain listrik 100 persen, memanfaatkan teknologi Enhanced Electric Vehicle (EV) dari Nissan LEAF, dengan menambahkan mesin bensin untuk mengisi baterai bertenaga tinggi saat dibutuhkan.

Ini menghilangkan kebutuhan akan pengisi daya eksternal, sekaligus menawarkan output tinggi yang sama dengan EV. e-POWER memberikan akselerasi yang bertenaga, torsi dan traksi responsif serta pengendaraan yang tenang dengan akselerasi halus seperti EV.

Bagaimana cara kerja e-POWER?
Sistem e-POWER menawarkan penggerak motor listrik penuh. Artinya, semua roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik. e-POWER terdiri dari baterai output tinggi dan powertrain yang terintegrasi dengan mesin bensin, generator listrik, inverter dan motor.

Dalam sistem hybrid konvensional, roda digerakkan oleh motor listrik dan mesin bensin. Namun, dalam sistem e-POWER, mesin bensin tidak terhubung ke roda; mesin bensin hanya berfungsi untuk mengisi baterai. Tidak seperti EV penuh, sumber tenaganya adalah mesin, bukan hanya baterai.

Tabel Perbedaan E-POWER:
Manfaat e-POWER
e-POWER memberikan torsi besar secara instan, yang meningkatkan respons berkendara dan menghasilkan akselerasi yang mulus.

Selain itu, sistem e-POWER beroperasi dengan sangat senyap, seperti 100 persen kendaraan listrik.

e-POWER juga menawarkan efisiensi bahan bakar yang baik, karena mesin bensin hanya mengisi baterai untuk motor listrik utama.

sumber: antara