Jakarta –

Jalanan tersandung menyelamatkan bahaya yang mengintai pengendara motor. Ini juga memiliki potensi besar untuk merusak kendaraan.

Setelah banjir melanda beberapa daerah di Jakarta, muncul masalah lain yang dihadapi pengguna jalan. Aspal berlubang menjadi ancaman bagi pengendara dan mobil.

Instruktur Road Safety Agent (IRSA) Indonesia, Andry Berlianto, mengungkapkan bahwa lubang bisa berdampak negatif pada tubuh pengendara. Saat memasuki lubang akan ada beat yang disalurkan ke tubuh. Jika tubuh tidak mampu menahan hantaman, keseimbangan bisa hilang sehingga bisa jatuh dari kendaraan.

"Dari pengendara fisik dapat melukai tubuh jika jatuh, pegal hingga patah jika mengalami kecelakaan," kata Andry saat dihubungi AFP, Kamis (27/2/2020).

Tidak hanya pada tubuh manusia, sepeda motor juga merasakan dampaknya. Ban rusak, roda penyok hingga suspensi yang rusak dapat terjadi saat mengenai lubang di jalan.

"Dari samping kendaraan dapat merusak roda dan bahkan suspensi jika lubangnya mengenai kondisi buruk atau parah," lanjut Andry.

Jika Anda tidak ingin masuk ke lubang, ada solusinya, yaitu menghindarinya. Tetapi apakah kondisi di sekitarnya cukup aman untuk bermanuver dalam waktu yang sangat singkat? Jika manuver menghindari lubang tidak dilakukan dengan baik risikonya adalah tabrakan dengan kendaraan lain.

Andry mengingatkan untuk bermanuver seperti ini hanya dalam kondisi aman bagi pengendara di sekitarnya. "Balikkan atau hindari setelah kita bisa melihat-lihat bahwa tidak ada bahaya dari sisi lain," pungkasnya.

Lihat video "Sedih! Potret Warga Menembus Jalan Rusak di Polewali Mandar"
[Gambas:Video 20detik]
(rip / din)