Jakarta –

Puluhan tunggakan pajak kendaraan bermotor di Jakarta Utara ditangkap dalam penggerebekan. Dalam sehari, tunggakan pajak langsung dibayarkan di tempat dengan total lebih dari Rp. 74 juta.

Razia pajak kendaraan yang menunggak dilakukan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), di Jalan Pantai Indah Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (19/2/2020) kemarin.

Sejumlah kendaraan bermotor roda dua dan roda empat dihentikan oleh petugas untuk memeriksa apakah mereka sudah membayar pajak atau belum. Pengemudi yang ditemukan menunggak langsung diarahkan untuk melunasi kewajiban atau membuat pernyataan.

Kepala Unit Pajak Layanan Bermotor (UPP) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Wigat Prasetyo Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Jakarta Utara mengatakan kegiatan itu untuk menangkap pemilik kendaraan yang belum membayar pajak.

"Jakarta Utara untuk kegiatan semacam ini adalah pertama kalinya untuk 2020," kata Wigat dalam sebuah pernyataan yang diterima oleh AFP.

Total, ada 221 mobil dan sepeda motor yang dihentikan oleh petugas. Menurut Wigat, dari jumlah itu, 51 kendaraan belum membayar kewajiban pajak mereka.

Beberapa pemilik kendaraan memutuskan untuk membayar kewajiban mereka langsung di tempat yang disediakan di lokasi.

"Ada 16 kendaraan, baik motor maupun mobil, dihargai Rp 74.477.050," kata Wigat.

Sementara itu 35 pemilik kendaraan lain yang tertangkap dalam penggerebekan memilih untuk membuat pernyataan untuk segera membayar tunggakan pajak. Mereka diberi tenggat waktu satu minggu untuk membayar pajak.

"Mereka yang membuat pernyataan menyelesaikan pembayaran pajak adalah 35 kendaraan dengan potensi pajak Rp 162.519.900," katanya.

Lihat Video "Menyenangkan, Ada Sanksi Pajak Pemutihan PKB dan BBN-KB di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)