Jakarta –

[Gambas:Video 20detik]

Kiat Mahesa Wintor (KMW) menjadi salah satu merek yang ikut serta dalam pameran Modifikasi Indonesia (IMX) 2018 yang dimodifikasi. Merek ini mengambil bagian dalam dua kendaraan Alat Mekanik Serbaguna Pedesaan (AMMDes), alias mobil desa.

Menariknya, mobil AMMDes ini telah disediakan oleh National Modificator & Aftermarket Association (NMAA), sehingga juga dapat terlihat keren seperti mobil modifikasi lainnya.

"Kami memodifikasi yang utama yang oranye. Bagian depan diubah semua lampu sekarang menggunakan LED. New Grille. Dan custom bumper kami atur ulang agar terlihat padat," kata Tomi Gunawan, sebagai pengubah mobil AMMDes.

Selain itu, mobil ini juga mendapat aksen tambahan seperti lampu proyektor. "Di dekat kaca ada 4 lampu yang dimaksudkan agar pencahayaan lebih terang. Terutama jika memasuki area dengan banyak pepohonan, itu agak gelap," jelas pria yang juga pemilik Airbrush Tomi. bengkel.

Dilihat dari bentuknya, AMMDes yang dimodifikasi memang terlihat lebih berbeda. Jadi itu lebih gagah dan mengesankan. "Kami banyak melakukan custom. Kami mengubah posisi spatbor kiri dan kanan. Kami tambahkan 10-20 centimeter. Di bagian belakang bodi kami custom menggunakan lempengan lagi, jadi bentuk ini menjadi jauh lebih berbeda dari yang pertama," jelasnya. Tomi.

Menariknya, mobil ini membawa sepeda motor di bak mandi. Jadi itu seperti kendaraan penarik. "Kami telah mencoba tes untuk menaikkan sepeda motor yang cukup berat dan tidak ada masalah. Modifikasi kesulitannya kurang lebih sama. Jika ini adalah mobil transportasi yang baik. Jadi kami perlu mengukur secara proporsional yang mana kami harus membayar lebih mahal. perhatian.

Sebagai informasi, AMMDes adalah kendaraan transportasi buatan Kiat Mahesa Wintor (KMW). Kendaraan ini menggunakan mesin diesel dengan output daya 14 hp pada 2.400 rpm.

Mobil pikap ini memiliki berat 800 kg dan memiliki daya angkut 700 kg. AMMDes dapat mendukung berbagai jenis pekerjaan, AMMDes dapat digunakan untuk membawa pompa air, pemutih beras, kompor beras, dan generator.

AMMDes sendiri direncanakan akan diproduksi tahun depan. "Mulai produksi tahun depan. Rencananya mulai tahun ini," kata Dwi Hartono, Wakil Presiden Direktur KMW.

(lua / ddn)