Jakarta –

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB). Anies menyarankan warga DKI Jakarta terus membatasi aktivitas di luar rumah untuk mengurangi penularan virus Corona (COVID-19) selama PSBB yang berlaku mulai Senin (14/9/2020) besok.

Menurut Anies, prinsip penerapan PSBB adalah membuat masyarakat betah dengan mengurangi aktivitas travelling. Namun jika terpaksa harus keluar rumah karena kondisi yang mengharuskannya, warga harus menerapkan ketentuan yang sudah diatur oleh Pemprov DKI Jakarta.

Anies menyinggung soal ketentuan penggunaan kendaraan bermotor pribadi saat PSBB besok. Salah satunya mengenai kapasitas penumpang maksimal yang bisa dibawa oleh mobil pribadi.

Kendaraan pribadi hanya bisa diisi maksimal dua orang per baris kursi. Kecuali kendaraan pribadi mengangkut satu keluarga yang tinggal dalam satu rumah. Namun jika tidak ada satu domisili maka ketentuannya harus diikuti maksimal dua orang. per baris, "kata Anies dalam jumpa pers seperti ditayangkan langsung. di kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Misalnya untuk mobil sedan, hatchback, city car, atau crossover dengan kapasitas lima tempat duduk (dua baris tempat duduk), mobil tersebut hanya dapat memuat empat orang. Dua di depan (pengemudi dan penumpang depan) dan dua lagi di baris kedua di belakang.

Sedangkan untuk MPV atau SUV dengan tiga baris kursi hanya mampu menampung enam orang. Dua orang di depan (pengemudi dan penumpang depan), dua di jok tengah, dan dua di jok belakang.

Selanjutnya untuk mobil dengan empat baris tempat duduk seperti MPV berukuran besar hanya bisa diisi maksimal delapan orang. Dua orang di depan (pengemudi dan penumpang depan), dua orang di baris kedua, dua orang di baris ketiga dan dua orang di baris keempat.

Namun jika mobil pribadi tersebut diisi oleh satu keluarga yang tinggal serumah dengan domisili yang sama, maka daya mobil tersebut dapat terisi penuh sesuai dengan kapasitas maksimal kendaraan. "

Rincian aturan itu akan disusun melalui Keputusan Kepala Dinas Perhubungan, kata Anies.

Anies juga menegaskan, kebijakan pembatasan kendaraan pribadi dengan sistem ganjil genap sudah dihapuskan dalam PSBB.

Tonton Video "Kasatpol PP: Jangan Beli di Restoran yang Melanggar Protokol COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / lua)