Jakarta –

Klakson merupakan ciri wajib kendaraan, baik sepeda motor, mobil maupun alat transportasi lainnya. Fungsinya tidak berubah dari dulu sampai sekarang yaitu sebagai sarana komunikasi antar pengguna jalan. Tetapi sebuah perusahaan menciptakan tanduk yang membuat Anda bahagia tanpa memicu emosi.

Mengutip dari Autoevolution, Minggu (16/8/2020) produk yang disebut "honk happy" ini bisa mencegah terjadinya pelanggaran antar pengendara karena membunyikan klakson. Ini biasanya terjadi ketika klakson dibunyikan secara sembarangan dan tidak untuk mengingatkan pengemudi lain.

Honk Happy menggunakan klakson desibel yang lebih rendah dibandingkan dengan versi standar yang dipasang oleh pabrikan. Klakson ini dilengkapi dengan unit mikrokontroler yang menghasilkan bunyi bip dua nada yang selalu sama setiap saat, mirip dengan bunyi telolet. Frekuensi dan interval telah dikonfigurasi oleh spesialis suara sehingga seseorang tidak terprovokasi.

"Honk Happy diciptakan oleh komposer dan spesialis audio John Wierman. Dia memiliki latar belakang dalam membuat musik dan efek suara untuk trailer film. Dia menciptakan Honk Happy dengan pengetahuan bahwa suara dan nada dapat membangkitkan emosi tertentu pada orang," jelas perangkat & # Pencipta 39; .

"Dia menemukan bahwa dua nada yang meniru nada yang kita gunakan saat kita mengatakan 'permisi', kita bisa mendapatkan perhatian pengemudi yang terganggu tanpa reaksi marah atau bahkan berbahaya di jalan," tambahnya.

[Gambas:Youtube]

Dikutip dari Carandadvice, klakson awalnya adalah nama merek "Klaxon", yang digagas oleh Franklyn Hallett Lovell Jr. Nama tersebut diambil dari kata Yunani "klaxo", yang berarti "berteriak."

Sesuai dengan namanya, klakson memiliki suara yang unik, kurang lebih seperti jeritan teredam. Satu tekanan klakson di awal ini tidak menghasilkan "timah" seperti hari ini.

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur bahwa setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Persyaratan laik jalan ditentukan oleh kinerja kendaraan bermotor yang terukur, salah satunya adalah suara klakson. Aturan ini tertuang dalam Pasal 48.

Ketentuan lebih detail mengenai klakson terdapat pada Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan. Klakson harus mengeluarkan suara.

Klakson sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 huruf d harus mengeluarkan bunyi dan dapat digunakan tanpa mengganggu konsentrasi pengemudi, ”bunyi Pasal 39.

Bunyi klakson diatur dalam Pasal 69. Bunyi klakson paling rendah 83 desibel (dB) dan yang tertinggi 118 dB.

Tonton Video "Dengan Cara Ini, Polisi Mumbai Membuat Orang yang Hobi Tanduk"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / rgr)