Jakarta –

Anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Nasir kini menyita perhatian publik. Dia sebelumnya telah mengusir Presiden Direktur MIND atau PT Inalum (Persero) Orias Petrus Moedak, bahkan mengatakan dia akan menulis surat kepada Menteri BUMN Erick Thohir yang meminta untuk dihapus.

Melihat selera otomotif anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, terlihat bahwa tidak banyak kendaraan yang direkam. Hal ini diketahui dalam Laporan Aset Penyelenggara Negara (LHKPN) ia memiliki aset 4.026.064.730 (Rp 4 miliar). Dari total aset, Rp 1 miliar di antaranya adalah alat transportasi dan mesin.

Muhammad Nasir hanya mencatat dua kendaraan SUV. Pertama, peringatan Toyota Land Cruiser pada 2008 diperkirakan Rp 700 juta, dan Lexus RX 270 pada 2011 dihargai Rp 350 juta. Keduanya merupakan perolehan dari hasil mereka sendiri. Bahkan adik dari mantan Bendahara Partai Demokrat M Nazaruddin tidak memiliki kendaraan roda dua.

Nasir bertugas di Komisi VII yang membidangi energi, sumber daya energi, dan lingkungan. Sebelumnya, perdebatan sengit dimulai ketika Nasir mengomentari penambangan yang memegang utang. Dia khawatir, anak perusahaan di bawah holding pertambangan akan disandera karena masalah utang.

"Saya khawatir 3 anak perusahaan yang berada di bawah holding akan disandera karena utang Freeport. Investasi apa, investasi," kata Nasir di Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Nasir kemudian meminta agar Orias diganti. Dia mengatakan akan menulis kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

Lihat videonya "Debat Hebat tentang Hutang, Direktur Utama Holding Mining Diusir dari Rapat DPR"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / din)